Berkah Ramadhan 2025, Omzet Perajin Kaligrafi di Tulungagung Naik 3 Kali Lipat

surabayapagi.com
Salah satu perajin, Komarudin yang sedang menunjukkan kaligrafi hasil karyanya. SP/ TLG

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Berkah bulan Ramadhan 2025 dirasakan para perajin kaligrafi di Tulungagung, Jawa Timur. Pasalnya, dibulan kali ini omzetnya melambung 3 kali lipat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Salah satu perajin yang merasakan berkah tersebut adalah Komarudin, warga Desa Sumberejokulon, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. Jika pada bulan-bulan biasa ia hanya menerima rata-rata 3 pesanan per bulan, kali ini ia telah menerima 9 pesanan dengan berbagai model dan ukuran.

Baca juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

Komarudin mengaku bahwa pesanan kaligrafi yang diterimanya pada Ramadhan tahun ini melonjak signifikan. "Alhamdulillah, pesanan meningkat tiga kali lipat. Biasanya dalam sebulan hanya ada 3 pesanan, tapi di Ramadhan ini sudah ada 9 pesanan," ujar Komarudin, Selasa (18/03/2025).

Lebih lanjut, kaligrafi buatan Komarudin memang cukup unik karena menggunakan media kain bludru. Sedangkan untuk proses pembuatannya melibatkan tulisan dengan lem silikon atau lem tembak, serta pewarnaan menggunakan plastik foil prada. Hasilnya, kaligrafi tersebut memiliki warna yang elegan, seperti putih, perak, dan emas.

Baca juga: Diduga Panic Buying, Warga Ngunut Tulungagung Keluhkan Kelangkaan LPG Subsidi 3 Kg

Karyanya tidak hanya diminati oleh pelanggan lokal dari Tulungagung, tetapi juga dari berbagai kota di Jawa Timur seperti Kediri, Blitar, Malang, dan Jombang. Bahkan, Komarudin pernah mengirimkan karya kaligrafinya ke luar negeri, seperti Taiwan, Amerika, dan Qatar.

Sedangkan untuk harga kaligrafi karya Komarudin bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung pada ukuran dan tingkat kesulitan pengerjaannya. Meskipun pesanan meningkat, Komarudin tetap mengerjakan setiap pesanan dengan teliti bersama istrinya, sehingga kualitas karyanya tetap terjaga.

Baca juga: Selama Bulan Ramadhan, ASN di Ponorogo Dapat Pengurangan Jam Kerja

Dengan meningkatnya pesanan kaligrafi selama Ramadhan, Komarudin berharap bahwa seni kaligrafi semakin dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat luas, tidak hanya sebagai hiasan religius, tetapi juga sebagai karya seni bernilai tinggi.

"Semoga berkah Ramadhan ini bisa terus dirasakan oleh para perajin kaligrafi di Tulungagung dan sekitarnya," harap Komarudin. tl-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru