Menteri PU akan Ubah Struktur Kementerian PU Hingga pejabat PPK

surabayapagi.com
KPK melakukan penyegelan kantor PJN Wilayah I dan II Sumatera Utara usai Operasi Tangkap Tangkap (OTT) terhadap lima tersangka korupsi pembangunan jalan di Sumut.  

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan keterlibatan anak buahnya itu menjadi tamparan keras baginya.

"Menanggapi OTT KPK beberapa hari lalu di Sumatera Utara, pertama-tama saya harus mengucapkan innalillahiwainnailaihirajiun. Saya terpukul, dan ini benar-benar 'tamparan' keras ke saya," kata Menteri PU saat ditemui di Jakarta, dilansir Antara, Minggu (29/6/2025).

Baca juga: Kerugian unjuk rasa diperkirakan hampir mencapai Rp900M, ucap Dody Hanggodo

Dody menyatakan telah menunggu restu Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengevaluasi semua struktur Kementerian PU dari pejabat eselon I hingga pejabat pembuat komitmen (PPK). Hal itu, katanya, untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Dody mengaku sudah mewanti-wanti jajarannya tentang pentingnya integritas. Namun, katanya, masih saja ada anak buah yang melakukan korupsi.

Baca juga: Kejagung Persilakan Kajari Diperiksa Penegak Hukum Lain

"Karena saya sudah bicara berbuih-buih pentingnya integritas, pentingnya menghadirkan Tuhan di hati, tapi ya... masih saja begini," ujar Dody.

Kendati demikian, Dody menyerahkan seluruh proses hukum kepada KPK. Dia mengaku siap mengusut siapa pun pejabat PU yang terlibat.

Baca juga: Kadis PUPR di OTT, Warga Medan Kirim Bunga Bahagia

"Bagaimanapun, saya kan 'bapak'-nya semua orang ini di Kementerian PU, jadi saya akan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Tapi bukan berarti kemudian saya akan menutupi, tidak!" ujarnya.

"Kalaupun ada yang nyangkut di Pattimura (kantor Kementerian PU pusat di Jakarta yang terlibat) gara-gara itu, saya akan serahkan (kepada aparat penegak hukum)," tambah Dody. n jk/rmc

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru