Kadis PUPR di OTT, Warga Medan Kirim Bunga Bahagia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KPK menggeledah rumah Kadis PUPR Sumut usai OTT dugaan korupsi proyek jalan. Penggeledahan dilakukan di kompleks Royal Sumatera, Medan, Rabu (2/7/2025).
KPK menggeledah rumah Kadis PUPR Sumut usai OTT dugaan korupsi proyek jalan. Penggeledahan dilakukan di kompleks Royal Sumatera, Medan, Rabu (2/7/2025).

i

SURABAYAPAGI.COM, Medan - Pascakegiatan tangkap tangan di Sumatera Utara,  KPK menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan penuh dari masyarakat Medan.

"KPK melihat banyak sekali kiriman karangan bunga dari masyarakat yang memang menaruh harapan besar," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (1/7/2025).

Budi menegaskan, KPK berkomitmen untuk menjaga kepercayaan dan dukungan publik dalam pemberantasan korupsi. Untuk itu, KPK siap menuntaskan perkara ini.

"Yang terpenting dari penanganan perkara ini, kepercayaan dan dukungan masyarakat sangat tinggi terhadap KPK dan KPK berkomitmen untuk menjaga itu. Dan kita tidak berhenti dari kegiatan tangkap tangan ini saja, KPK masih terus mendalami dan menelusuri hal terkait dengan proyek-proyek lainnya, termasuk melalui pendekatan pencegahan begitu," ungkapnya.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mulai dikait -kaitkan dengan perkara OTT yang melibatkan Kadis PUPR Sumut Topan Obaja Putra Ginting. Bobby mengaku siap jika dipanggil dalam proses hukum itu.

"Namanya proses hukum kita bersedia saja, apalagi kalau tadi katanya ada aliran uang," kata Bobby Nasution di kantor Gubsu, kemarin (1/7/2025).

Bobby menjelaskan, jika ada aliran uang, semua orang di Pemprov Sumut wajib memberikan keterangan. Baik ke atasan, bawahan, maupun sesama pimpinan OPD.

"Kita saya rasa semua di sini di Pemprov kalau ada aliran uangnya ke seluruh jajaran bukan hanya ke sesama, apakah ke bawahan atau ke atasan kalau ada aliran uangnya ya wajib memberikan keterangan," ujarnya.

Bobby mengatakan tetap melanjutkan proyek perbaikan jalan itu. "Harus dilanjutkan, itu bukan karena seseorang pekerjaannya bisa batal," kata Bobby.

Bobby menuturkan proyek itu belum dimulai dan belum ada pemenangnya. Jadi lebih mudah untuk memulai kembali prosesnya.

 

Papan Bunga Mejeng di Medan

Sejumlah papan bunga bertuliskan ucapan terima kasih ke KPK mejeng di Kota Medan. Ucapan terima kasih itu karena telah menangkap Kadis PUPR Sumut nonaktif Topan Ginting dalam kasus proyek jalan.

Papan bunga itu diketahui muncul di Jalan Karya Wisata dekat Taman Cadika, Kecamatan Medan Johor. Setidaknya ada empat papan bunga yang mejeng di daerah itu hari ini.

Salah satu papan bunga bertuliskan 'Terima Kasih KPK atas ditangkapnya Kadis PUPR Topan Ginting'. Kemudian di bagian bawah bertuliskan warga yang dizalimi.

Ada juga tulisan yang bertuliskan ucapan terima kasih kepada kepada KPK dari korban galian drainase. Termasuk ada juga papan bunga bertuliskan Stadion Teladan dan Lapangan Merdeka.

Salah satu warga mengatakan jika papan bunga itu muncul pagi ini. Namun saat siang, papan bunga itu disebut sudah tidak ada lagi di lokasi itu.

"Kurang tahu pasti kapan, tadi pagi sudah ada, terus siang udah tidak ada lagi di situ," katanya, Senin (30/6/2025).

Sebelumnya, KPK menangkap 5 orang dalam OTT di kasus korupsi proyek jalan di Dinas PUPR Sumut. Salah satunya Kepala Dinas PUPR Sumut TOP.

Direktur Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, pihaknya telah menetapkan kelima orang tersebut sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

 

Ditemukan Uang dan Senpi

KPK menggeledah rumah rumah Kadis PUPR Sumut nonaktif Topan Ginting (TOP) terkait kasus dugaan korupsi proyek jalan di Mandailing Natal, Sumut. KPK menemukan uang Rp 2,8 miliar hingga senjata api (senpi).

"Dalam penggeledahan tersebut tim mengamankan sejumlah uang senilai sekitar Rp 2,8 miliar dan juga mengamankan 2 senjata api yang tentu nanti akan dikoordinasikan oleh KPK dengan pihak kepolisian," kata jubir KPK, Budi Prasetyo, di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/7/2025).

Budi menjelaskan, senjata api yang ditemukan berupa pistol hingga senapan angin beserta amunisinya. Asal-usul senjata apinya akan dikoordinasikan KPK dengan kepolisian.

"Untuk jenisnya yang pertama pistol baretta dengan amunisi 7 butir dan jenis kedua senapan angin dengan jumlah amunisi air gun, sejumlah 2 pak," kata dia.

"Ditemukan uang cash sejumlah 28 pak dengan nilai total Rp 2,8 miliar," tambahnya. n ma/wn/rmc

Berita Terbaru

Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Tim, BHS Tegaskan Soliditas Gerindra Surabaya Menuju 2029

Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Tim, BHS Tegaskan Soliditas Gerindra Surabaya Menuju 2029

Kamis, 05 Mar 2026 04:14 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 04:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama Tim BHS Surabaya di Hotel H…

Catat Pertumbuhan Signifikan, Moorlife Berbagi dengan 5.000 Anak Yatim di Bulan Ramadan

Catat Pertumbuhan Signifikan, Moorlife Berbagi dengan 5.000 Anak Yatim di Bulan Ramadan

Rabu, 04 Mar 2026 20:22 WIB

Rabu, 04 Mar 2026 20:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Moorlife menggelar kegiatan buka puasa bersama lebih dari 5.000 anak yatim yang tersebar di 50 titik di seluruh Indonesia dalam p…

Tawaran RI Jadi Mediator Konflik Dibahas Eks Menlu

Tawaran RI Jadi Mediator Konflik Dibahas Eks Menlu

Rabu, 04 Mar 2026 20:11 WIB

Rabu, 04 Mar 2026 20:11 WIB

Presiden Prabowo Subianto, Siap Bertolak ke Teheran jika Indonesia Disetujui Jadi Mediator Konflik Iran-AS-Israel     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta -Tawaran P…

Pengadilan Ingatkan Kejagung, Wartawan Kritik Bukan Perintangan Penyidikan

Pengadilan Ingatkan Kejagung, Wartawan Kritik Bukan Perintangan Penyidikan

Rabu, 04 Mar 2026 20:08 WIB

Rabu, 04 Mar 2026 20:08 WIB

Sitir Putusan Mahkamah Konstitusi dalam putusan Nomor 145/PUU-XXIII/2025   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sebanyak tiga orang lolos dari hukuman atau divonis …

Advokat dan Dosen Bikin Seminar, Bukan Obstruction of Justice

Advokat dan Dosen Bikin Seminar, Bukan Obstruction of Justice

Rabu, 04 Mar 2026 20:06 WIB

Rabu, 04 Mar 2026 20:06 WIB

Majelis Hakim PN Tipikor Jakarta Nyatakan Jaksa Penuntut Umum Gagal Buktikan Meeting of Mind Terdakwa     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Advokat dan dosen h…

Advokat Suami-Istri Satu Law Firm Dihukum 14 dan 16 Tahun

Advokat Suami-Istri Satu Law Firm Dihukum 14 dan 16 Tahun

Rabu, 04 Mar 2026 20:04 WIB

Rabu, 04 Mar 2026 20:04 WIB

Gegara Suap Hakim Rp 60 miliar, 5 Mobil Mewah dan Satu Kapal Milik Advokat Marcella dan Ariyanto, Disita     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Pengadilan T…