SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu cuaca yang tak menentu seperti angin hingga ombak membuat sejumlah nelayan di Pantai Popoh, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung tidak bisa melaut hingga satu bulan lebih.
Akhirnya banyak dari nelayan disana yang hanya kerja serabutan untuk bisa bertahan hidup di pesisir selatan Tulungagung. Selain itu, dengan tidak bisa beraktivitas untuk mencari ikan, sejumlah nelayan memang kerja tidak menentu.
Baca juga: Selama Momentum Bulan Ramadhan, Petani Blewah Lumajang Raup Untung Belasan Juta
“Hampir satu bulan setengah sudah nganggur,” kata nelayan setempat, Bahari, Senin (07/07/2025).
Namun, asalkan cuaca benar-benar sudah aman dan layak untuk ke tengah laut. “Nelayan yang tidak punya lahan pertanian yang prihatin saat ini. Bisa dibilang paceklik ikan. Buat anak dan istri yang penting,” ungkap pria 72 tahun ini.
Baca juga: Cuaca Ekstrem, 27 Titik Infrastruktur Vital di 7 Kecamatan Jember Alami Kerusakan
Saat ini berkebalikan tidak ada sama sekali aktivitas melaut. Meski ombak tenang, angin tetap perlu diwaspadai sekarang ini. Sebab cuaca sulit diprediksi dan bisa terjadi sewaktu-waktu.
“Awal bulan ini (1 Suro) ombak mulai tenang. Jika dulu mudah untuk memprediksi cuaca, tapi kini harus jeli dan tidak bisa dipastikan. Mudah-mudahan setelah labuh laut, ikan akan muncul,” ujarnya.
Baca juga: Dapur SPPG Tulungagung Mayoritas Belum Kantongi Syarat CKG untuk Pegawai
Dirinya dan nelayan lain memperkirakan melaut minggu-minggu ini. Alasannya melihat cuaca dan sudah terlalu lama tidak ke tengah laut. tl-01/dsy
Editor : Desy Ayu