SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam rangka menekan angka kemiskinan sekaligus penguatan ekonomi daerah, serta peningkatan layanan dasar pendidikan dan kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur komitmen mengupayakan program tersebut sepanjang tahun 2026 mendatang.
Hal itu disampaikan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo saat membahas pengajuan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) 2026 di Tulungagung, Jawa Timur, Senin.
Baca juga: Pasca Diprotes Warga, Pemkab Tulungagung Siapkan Rp6 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan
"Penyusunan anggaran dilakukan dengan prinsip kehati-hatian," kata Gatut Sunu Wibowo saat rapat umum paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Selasa (23/09/2025).
Lebih lanjut, pihaknya juga menargetkan pendapatan daerah sebesar Rp2,89 triliun dan belanja Rp3,03 triliun pada APBD 2026. Adanya selisih sekitar Rp150 miliar yang menimbulkan defisit akan ditutup melalui pembiayaan daerah, sehingga APBD tetap seimbang tanpa sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA).
Kebijakan tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan nasional dan provinsi dengan fokus pada pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi daerah, serta peningkatan layanan dasar pendidikan dan kesehatan.
Baca juga: Selama Ramadhan, Pemkab Tulungagung Imbau Gelar Tadarus Tanpa Pengeras Suara Luar
Perlu diketahui, dari delapan prioritas pembangunan ditetapkan untuk tahun anggaran 2026. Pemerintah daerah menargetkan percepatan penurunan kemiskinan melalui program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selain itu, pengembangan infrastruktur dasar juga menjadi perhatian, termasuk perbaikan jalan, penyediaan air bersih, dan sarana publik lain yang menunjang aktivitas ekonomi.
Baca juga: Sebelum Lebaran 2026, Pemkab Tulungagung Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Rampung
Di sektor industri, Tulungagung mendorong hilirisasi berbasis sumber daya lokal agar nilai tambah produk pertanian, perikanan, dan potensi tambang dapat dinikmati masyarakat.
Pemerintah juga memfokuskan peningkatan mutu layanan pendidikan dan kesehatan, memperluas kesejahteraan sosial, serta memperkuat ketahanan bencana dengan program mitigasi dan pelestarian lingkungan. tl-01/dsy
Editor : Desy Ayu