SURABAYAPAGI.com, Madiun - Petani di Madiun, Jawa Timur menuai berkah dan untung, pasalnya harga jual kacang hijau di tingkat petani melonjak dua kali lipat, dari Rp 11.000 menjadi Rp 22.000 per kilogram.
Adanya kenaikan harga kacang hijau terjadi lantaran banyaknya permintaan dari luar daerah. Setelah sebelumnya, di tahun lalu para petani kacang hijau yang merugi akibat serangan hama tikus.
Baca juga: Satgas Pangan Madiun Gercep Pantau Harga Bapok Jelang Ramadhan dan Idul Fitri
“Kami sangat bersyukur harga kacang hijau dapat naik dua kali lipat. Jadi kami bisa menutup modal tanam dan upah panen,” jelas Muhalim, salah satu petani kacang hijau di Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Selasa (21/10/2025).
Lebih lanjut, jelas Muhalim, untuk kualitas hasil panen kacang hijau tahun ini cukup bagus lantaran juga didukung dengan cuaca yang baik dan minimnya serangan hama. Dengan demikian, hasil panen kacang hijau lebih maksimal dibanding tahun sebelumnya.
Baca juga: BGN Bangun Enam SPPG di Aset Pemkab Madiun, Perluas Layanan MBG
“Dibandingkan dengan tahun lalu, banyak tanaman kacang hijau kami yang rusak dan mati terserang hama tikus. Dan alhamdulillah saat ini tidak ada lagi hama sehingga kami dapat memanen kacang hijau sebanyak 7,5 kuintal,” ujar Muhalim.
Diketahui, terkereknya harga jual kacang hijau lantaran tingginya permintaan komoditi tersebut dari luar daerah. Sehingga, para petani pun tak kesulitan menjual kacang hijau lantaran para tengkulak banyak yang langsung datang ke sawah dengan menawarkan harga yang menarik.
Baca juga: SPPG Barokah Sewulan Diresmikan, Bupati Madiun Tekankan Disiplin SOP
Dan adanya kenaikkan harga tersebut, para petani berharap akan terus bertahan hingga musim berikutnya. Dengan demikian, petani kacang hijau terus bersemangat menanam kacang hijau. Pasalnya, harga komoditas kacang hijau cenderung tidak stabil hingga merugikan petani. Dan adanya kenaikan harga tersebut, juga memicu para petani bersemangat menanam kacang hijau lagi. md-01/dsy
Editor : Desy Ayu