SURABAYAPAGI.com, Madiun - Warga di lingkup Kota dan Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terutama para sopir truk menjerit merasakan fenomena stok solar subsidi di SPBU yang beroperasi wilayah tersebut langka sejak dua bulan terakhir.
Kondisi ini terlihat dari banyaknya SPBU yang mengalami kekosongan stok khusus BBM jenis solar subsidi. Bahkan, untuk mendapatkan solar subsidi, para sopir truk harus berkeliling dari satu SPBU ke SPBU lain.
Baca juga: Ultimatum Satpol PP: THM Tak Berizin di Kota Madiun Bakal Ditutup
“Saya sudah dua bulan ini kesulitan mencari solar di SPBU. Untuk mendapatkan solar kami harus berkeliling dari satu SPBU ke SPBU lainnya. Kalau pun ada, biasanya antreannya panjang,” kata Agung Budiarto, salah satu sopir truk asal Tawangrejo, Jumat (24/10/2025).
Lebih lanjut, langkanya solar subsidi di SPBU, menjadikan pendapatan sopir truk berkurang. Dan normalnya, setiap hari dirinya dapat mengirimkan dua rit pasir ke pelanggan. Namun. lantaran solar langka, dia hanya berani mengirim satu rit pasir setiap harinya.
Baca juga: Bongkar “Sengkuni” dalam Diri, Warning IPK Merosot, dan Sindir Seremonial Antikorupsi
Sulitnya mendapatkan solar menjadikan beberapa SPBU menerapkan pembatasan pembelian BBM bersubsidi tersebut. Kondisi itu menjadikan para sopir makin terhimpit karena mengganggu pendapatan hariannya. Sehingga, para sopir berharap agar stok solar tak lagi langka di SPBU. Dengan demikian para sopir dapat membeli dan tidak lagi harus antre panjang di SPBU.
Menanggapi fenomena tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Wilayah Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengeklaim stok biosolar di wilayah Madiun masih dalam kondisi aman.
Baca juga: Tujuh Siswa SD di Madiun Dirawat Usai Santap Menu MBG, Lima Sudah Pulang Dua Masih Diare
“Informasi dari lapangan, SPBU sedang melakukan proses penerimaan produk, sehingga layanan diberhentikan sementara sampai proses selesai. Secara keseluruhan aman, namun memang beberapa SPBU masih menunggu pengiriman dari Fuel Terminal Madiun,” kata Ahad.
Dan diketahui, rata-rata stok biosolar di Kabupaten Madiun pada SPBU rest area sebanyak 17,6 kilo liter dan SPBU lainnya sebanyak 7,6 kiloliter. Sementara itu, stok biosolar Kota Madiun sebanyak 6,12 kiloliter. md-03/dsy
Editor : Desy Ayu