Jelang Libur Nataru 2025/2026, Volume Kendaraan yang Memasuki Malang Melonjak

surabayapagi.com
Ilustrasi. Kendaraan yang memasuki Malang di ruas tol Pandaan Malang ini naik jelang Nataru. SP/ MLG

SURABAYAPAGI.com, Malang - Berdasarkan data PT Jasamarga, menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026), volume kendaraan  yang memasuki Malang di ruas tol Pandaan Malang ini naik 2,20 persen jika dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 129.505 kendaraan. Sedangkan, kendaraan melintasi gerbang tol Purwodadi sebanyak 13.573 kendaraan memasuki Malang.

"Lalu lintas normal di hari-hari sebelumnya berkisar 57.609 kendaraan per hari," ungkap General Manager Operasi PT Jasamarga Pandaan Malang, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, Selasa (23/12/2025).

Baca juga: Diterjang Material Longsor saat Hujan Deras, Jalur Wisata Bromo via Malang Ditutup Total

Selain itu, volume peningkatan kendaraan juga terjadi di gerbang tol Lawang, tercatat sebanyak 13.315 kendaraan memasuki Malang atau naik sebesar 3,2 persen dari lalu lintas normal sebanyak 12.900 kendaraan.

Baca juga: Aksi Nyata Swasembada Pangan, Produksi Padi di Malang Surplus 80 Ribu Ton

Sedangkan, untuk kendaraan yang meninggalkan Malang tercatat sebanyak 13.969 kendaraan atau naik sebesar 2,50 persen dari lalu lintas normal sebanyak 13.628 kendaraan.

Sementara itu, Polres Malang terus meningkatkan pelayanan dan kesiapsiagaan pengamanan menghadapi peningkatan volume kendaraan pada perayaan Natal dan Tahun Baru, dengan sejumlah langkah pengamanan dan pelayanan publik diperkuat, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang masuk ke wilayah Kabupaten Malang.

Baca juga: Momen Libur Nataru, Jumlah Penumpang KAI Daop 7 Tertinggi Diantara Stasiun KA Lain

Selain itu, juga penguatan personel dan pengaturan lalu lintas dilakukan di sejumlah titik rawan kepadatan. "Sejak awal operasi, kami sudah memetakan titik-titik masuk utama ke wilayah Malang, khususnya di gerbang tol Lawang, Singosari, Pakis, dan Malang. Personel disiagakan untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar dan aman," kata Chelvin terpisah. ml-02/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru