Pastikan Bus AKAP dan AKDP Laik Jalan

Pemkot Kediri Lakukan Ramp Check Jelang Libur Panjang Imlek 2026

Reporter : Duchan Prakasa

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh kendaraan angkutan umum yang beroperasi memenuhi syarat dan laik jalan, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan menggelar pengecekan kendaraan (ramp check) angkutan umum, Kamis (12/2), di Terminal Tipe A Tamanan. Pemeriksaan dilakukan bekerja sama dengan Polres Kediri Kota, Wasatpel Terminal Tipe A Tamanan dan Dinas Kesehatan.

Saat memberikan keterangan secara terpisah Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin menjelaskan bahwa kegiatan ramp check ini digelar untuk mendukung Operasi Keselamatan Semeru serta menyambut cuti bersama Tahun Baru Imlek 2026.

Baca juga: Buka Musrenbang Mojoroto 2027, Mbak Wali Tekankan Perencanaan Tepat Sasaran dan Berkelanjutan

“Karena libur panjang dan diperkirakan ada pertambahan arus penumpang, jadi kita antisipasi dengan mengadakan ramp check untuk bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang melintas di terminal,” jelasnya.

Kegiatan ramp check ini dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (13/2). Pemeriksaan difokuskan pada tiga aspek utama, yakni kesehatan pengemudi dan kru angkutan, kelengkapan administrasi, serta kondisi fisik kendaraan. Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah dan gula darah. Sementara pemeriksaan fisik kendaraan mencakup rem, wiper, lampu utama, lampu sein, ban, serta kelengkapan dokumen seperti STNK, SIM, dll.

Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 10 unit bus AKAP dan AKDP telah menjalani ramp check. Dari hasil pemeriksaan, sembilan unit dinyatakan laik jalan, sedangkan satu unit dinyatakan tidak laik jalan karena KPS tidak berlaku dan menerima Surat Peringatan (SP) dari Terminal Patria Blitar. Adapun dari hasil tes kesehatan, ditemukan dua pengemudi yang hipertensi.

Baca juga: Pemkot Kediri Identifikasi Kabel Provider Nakal

“Jika ada kendala kesehatan pada pengemudi, kami imbau untuk beristirahat. Sedangkan dari segi kelengkapan kendaraan kami minta segera diperbaiki, dan terkait administrasi kendaraan akan dilakukan tindakan tilang oleh pihak terkait,” ujanya.

Cholis menambahkan bahwa berdasarkan pengamatan selama Operasi Keselamatan, tingkat kepatuhan pengemudi angkutan umum semakin meningkat. Hal ini tidak lepas dari upaya intensif petugas dalam melakukan pengawasan dan penindakan guna menjaga keselamatan para pengguna jalan.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan transportasi umum terutama menjelang libur panjang dan memasuki bulan Ramadan, di mana arus lalu lintas diperkirakan meningkat. “Apabila menemukan pengemudi angkutan yang ugal-ugalan, masyarakat bisa langsung menegur atau melaporkannya kepada petugas terminal maupun Dinas Perhubungan,” tegasnya.

Baca juga: Ikuti LPI Bank Indonesia, Gus Qowim Ajak BI Perkuat Kolaborasi Dorong Ketangguhan dan Kemandirian Ekonomi Kota Kediri

Sementara itu, Kanit Keamanan dan Keselamatan Polres Kediri Kota, Iptu Mujani yang turut mendampingi jalannya pemeriksaan menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. “Dengan adanya kegiatan seperti ini, saya yakin kondisi kendaraan khususnya yang melintas di Kota Kediri akan semakin baik sehingga perjalanan menjadi lebih aman,” ujarnya. Terkait penindakan pelanggaran lalu lintas, Polres Kediri Kota telah memberikan sanksi kepada 16 bus yang kedapatan melanggar rambu dan marka jalan selama pelaksanaan operasi keselamatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan keselamatan dan kenyamanan penumpang angkutan umum di Kota Kediri semakin terjamin, khususnya dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa libur panjang. Can

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru