Jaga Keamanan Pangan, Pemkab Madiun Perkuat Pengawasan Program MBG

surabayapagi.com
Ilustrasi. Operasional program MBG di sekolah di Kabupaten Madiun.SP/ MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya  dalam mendukung program strategis nasional unggulan Presiden Prabowo Subianto agar berjalan optimal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar aman dan tidak ada lagi kasus keracunan kembali. Diantaranya dengan memberikan pembinaan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Layanan SPPG harus sesuai SOP Badan Gizi Nasional. Ini tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Anak-anak harus sehat agar mampu mencapai cita-cita," ujar Bupati Madiun Hari Wuryanto, Senin (17/08/2026).

Baca juga: Turunkan Angka Stunting Anak, Pemkab Madiun Optimalkan Bulan Timbang Serentak

Sehingga, guna memastikan standar sesuai Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 14 Tahun 2026 terbaru yang diterbitkan pada 12 Agustus 2026, pihaknya bersama OPD dan instansi terkait terus mengawal pelaksanaan Program MBG melalui monitoring dan evaluasi secara intensif di masing-masing SPPG 

Baca juga: Dari Sampah Menjadi Makanan Bergizi, Inovasi Posyandu Uteran Dapat Apresiasi Bupati 

Dan sesuai data hingga Agustus 2026 total SPPG aktif di Kabupaten Madiun mencapai 56 unit dengan jumlah relawan 2.612 orang, serta terdapat tiga unit SPPG yang masih tahap persiapan. Adapun 56 SPPG tersebut melayani sebanyak 158.841 orang penerima manfaat, mulai dari siswa, balita non-PAUD, hingga ibu hamil dan ibu menyusui.

Baca juga: Pemkab Madiun Salurkan Bantuan Pangan 30 Kg Beras ke 107.231 KPM

Bupati juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan komitmen serta menekankan untuk memakai produk lokal dalam program MBG dengan melibatkan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) guna mendorong ekonomi daerah. Ia menilai dengan kolaborasi program MBG dengan KDKMP, maka diharapkan mampu menjadi sarana pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka peluang usaha, serta mendorong tumbuhnya potensi ekonomi desa. md-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru