Ridho Ilahi dan Andrew Andika, Lapor Kena Investasi Bodong Cewek

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.com – Kasus dugaan investasi bodong yang dilaporkan Ridho Ilahi melebar. Bukan hanya mengaku menjadi korban, Ridho, kini mempertanyakan legalitas bisnis yang ditawarkan Herlina Permanasari, sementara Andrew Andika ikut muncul ke Polres Bogor memberikan kesaksian

Andrew datang bersama Ridho dan kuasa hukumnya, Deddy DJ, Senin (7/9/2026). Ia mengaku pernah mendapat tawaran bisnis dari Herlina, menyebut ada sejumlah teman lain yang juga ditawari skema serupa.

Baca juga: Dugaan Kasus Penipuan Investasi Bodong, Rohmah Akui Itu Utang Pribadi, SertaTegaskan Adiknya Tak Terlibat

Jenis bisnis yang ditawarkan kepada Andrew berbeda dengan yang diterima Ridho. Jika Ridho mengaku ditawari kerja sama budidaya kerapu dan kepiting, Andrew menyebut mendapat tawaran bisnis jual beli handphone hingga PlayStation 5 (PS5).

Kondisi tersebut, membuat Ridho dan kuasa hukumnya menduga tawaran bisnis itu tidak hanya menyasar satu orang. Mereka menilai ada pola penawaran yang menyebar melalui lingkaran pertemanan.

“Karena sampai detik ini pun sebenarnya si pelaku itu cuma janji, belum bisa menunjukkan legalitas pembudidayaan itu. Dari situ aja udah kuat banget sebenarnya, Mas Dedy ya,” kata Ridho Ilahi di Polres Kabupaten Bogor, Cibinong.

Baca juga: Polri Sita Aset Investasi Bodong Rp 1,5 triliun

Deddy DJ kemudian membeberkan dugaan cara Herlina menawarkan bisnis kepada para korban. Menurutnya, Herlina diduga meyakinkan calon korban seolah-olah memiliki bisnis budidaya kerapu dan kepiting.

“Jadi seperti yang Mas Ridho sampaikan, laporan yang kita buat di Polres Bogor adalah dalam dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan.

Baca juga: Dilaporkan Selingkuh, Dirut Taspen Diungkap KPK, Investasi Bodong Rp 1 Triliun

Alibi atau bujuk rayu yang digunakan oleh inisial H adalah bahwa dia menggunakan tipu muslihat seolah-olah dia punya bisnis, punya bisnis budidaya kerapu dan kepiting,” ujar Deddy DJ.

Andrew mengaku, datang ke Polres Bogor untuk memberikan keterangan terkait tawaran bisnis yang pernah diterimanya. Ia juga menyebut ada korban lain yang mendapatkan tawaran serupa. jk,hu

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru