SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengingatkan masyarakat agar budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan terus berjalan melalui pengaktifan sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan pos keamanan lingkungan (Poskamling).
Menurut Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, keamanan dan kenyamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk menjaga kondisi wilayah tetap aman, nyaman, dan kondusif.
Baca juga: Raih Skor Tinggi 90,15, Nilai SAKIP Bagian Umum Setdakot Mojokerto Sangat Memuaskan
“Keamanan, kenyamanan kota ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita yang tinggal di dalamnya, nyaman dan tidaknya, kondusif dan tidaknya, itu tanggung jawab kita bareng-bareng,” kata Ning Ita memberikan penguatan peran RT/RW dan Satlinmas di Kelurahan Pulorejo, Kota Mojokerto, Selasa (8/9/2026).
Ia menegaskan, kegiatan siskamling tidak boleh hanya aktif ketika ada penilaian atau perlombaan. Pengaktifan siskamling dan Poskamling merupakan bagian dari upaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas).
Baca juga: Gelar Pelatihan Usaha Kuliner di Lapas IIB Mojokerto, Ning Ita Bekali Kemandirian Warga Binaan
Ning Ita juga meminta camat, lurah, Satpol PP, serta unsur masyarakat memperkuat koordinasi dalam mengoptimalkan siskamling. Kekompakan seluruh unsur dinilai penting agar keberadaan Poskamling benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca juga: Berantas Rokok Ilegal, Ning Ita Tekankan Edukasi dan Pendekatan Persuasif
“Kalau kota ini, kelurahan ini aman, nyaman, tenteram, kondusif, manfaatnya juga dirasakan oleh warga sendiri,” kata Ning Ita.
Optimalisasi siskamling dan Poskamling diharapkan dapat terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Dengan gotong royong, kepedulian, dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, keamanan dan ketenteraman lingkungan dapat dijaga secara berkelanjutan. dwi
Editor : Redaksi