Program Asuransi Pertanian untuk Petani

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) mengklaim program asuransi pertanian atau Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) mendapat respon positif dari petani di tengah ancaman bencana kekeringan di beberapa wilayah sentra produksi padi. “Dibandingkan tahun lalu, tingkat partisipasi semakin tinggi. Para petani sudah melihat teman-teman mereka yang sebelumnya terdampak kekeringan, serangan hama hingga akhirnya gagal panen dan ikut asuransi itu benar-benar diberikan ganti rugi,” ujar Dadih selaku Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian di Jakarta, Selasa (11/9/2017). Berdasarkan data Kementan, hingga saat ini, terdapat sekitar 620.000 hektar sawah yang diikutsertakan ke dalam program AUTP. Jumlah tersebut sudah mencapai 62 persen dari target yang dicanangkan pemerintah yakni sebesar 1 juta hektar pada 2017. Sementara itu, total klaim sudah mencapai Rp 39 miliar dari lahan seluas 6.000 hektar. Dadih menjelaskan, dalam proses pelaksanaan asuransi pertanian, besaran premi AUTP yang ditetapkan per hektar dan per musim tanam adalah Rp 180.000. Namun, 80 persen atau Rp 144.000 ditanggung pemerintah, sehingga petani cukup membayar Rp 36.000 per hektar pada setiap musim tanam. Menurut Dadih, petani dapat mengajukan klaim ganti rugi Rp 6 juta per hektar jika hasil produksinya mengalami tingkat kerusakan hingga 75 persen. “Mereka bisa klaim kalau hasil yang mereka bawa pulang itu hanya 25 persen dari biasanya. Klaim pun akan cair tidak lebih dari 14 hari,” kata Dadih. Pihaknya menilai, adanya asuransi pertanian bisa menjadi proteksi bagi petani dari ancaman gagal panen yang menyebabkam kerugian.
Tag :

Berita Terbaru

RSI Disebut Hanya Boneka, Warga RT 59 Nambangan Lor Protes Gedung Baru 8 Lantai

RSI Disebut Hanya Boneka, Warga RT 59 Nambangan Lor Protes Gedung Baru 8 Lantai

Rabu, 18 Feb 2026 14:02 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 14:02 WIB

‎‎SURABAYA PAGI, Kota Madiun – Polemik pembangunan gedung baru 8 lantai milik RSI Aisyiyah Kota Madiun kian memanas. Dalam audiensi bersama DPRD Kota Madiun, Ra…

Sambut Ramadan, Pemprov Jatim dan Baznas Salurkan Bantuan RTLH dan Beasiswa

Sambut Ramadan, Pemprov Jatim dan Baznas Salurkan Bantuan RTLH dan Beasiswa

Rabu, 18 Feb 2026 13:11 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 13:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa dan berbagi kebahagiaan bersama 850 Bunda Ojek O…

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Rabu, 18 Feb 2026 12:01 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebanyak puluhan bangunan di Pasuruan, Jawa Timur rusak diterjang angin kencang. Bangunan yang rusak termasuk balai desa.…

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg

Rabu, 18 Feb 2026 11:55 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menjelang bulan puasa, sejumlah komoditas seperti harga daging ayam di Pasar Baru Lumajang melonjak hingga tembus Rp 40.000 per…

Heboh! Ayam hingga Buah di Menu MBG Jombang Disebut Tak Layak Konsumsi

Heboh! Ayam hingga Buah di Menu MBG Jombang Disebut Tak Layak Konsumsi

Rabu, 18 Feb 2026 11:46 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini sempat viral di media sosial (medsos) melalui  Instagram @ingintauindonesia, yang menyebut jika menu makan bergizi …

Sebelum Lebaran 2026, Pemkab Tulungagung Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Rampung

Sebelum Lebaran 2026, Pemkab Tulungagung Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Rampung

Rabu, 18 Feb 2026 11:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur, menargetkan perbaikan ruas jalan rusak di Desa Sambirobyong, Kecamatan…