Pahami Pancasila Secara Utuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pancasila sebagai dasar negara, saat ini dianggap kembali mendapat ancaman dari ideologi-ideologi lain yang berkembang. Salah satunya, dari komunis melalui Partai Komunis Indonesia saat ini kembali merongrong sendi-sendi negara. Pakar sejarah asal Unesa Nasution mengatakan bahwa, saat ini pun Pancasila masih sangat kuat sebagai dasar negara. Secara UU, Pancasila masih memiliki posisi yang sangat kuat. "Pancasila, kalau kita tarik sejarahnya ke belakang, sudah digagas sejak awal oleh para founding fathers. Kemudian, di masa Orde Baru diperkuat oleh Soeharto. Jadi, ini salah satu sisi baik dari Orba. Saat inipun, masih sangat kuat," jelas Nasution, (1/10). Pada masa Orba, menurut Nasution adalah tonggak pertama bagi penguatan pancasila melalui UU. “Sebelumnya, itu belum pernah. Memang sudah digagas. Tapi baru sampai tahap perencanaan. Baru ketika Pak Harto naik, penguatan lewat UU ini dilakukan,” tambahnya. Pancasila sebagai dasar negara, menurut Nasution, tidak bisa dipahami secara parsial. Pancasila harus dipahami secara utuh. "Kalau dipahami parsial per pasal, itu bukan Pancasila. Harus secara kesatuan. Yang terpenting, juga jangan sampai mengabaikan perbedaan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Itu juga penting," lanjutnya. Salah satu bentuk dari praktik demokrasi berasaskan Pancasila, menurut Nasution, adalah dengan adanya partai-partai politik yang memiliki landasan agama. "Tapi kan, partai-partai tersebut tetap Pancasila. Kalau nggak, mereka tidak akan sah secara UU. Jadi, sama seperti NKRI harga mati, Pancasila juga harus harga mati" tutupnya. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Ikromilah Yeti Prastuti S.Psi, M. Pd, Sosok Kartini Masa Kini Bagi Kemajuan Pendidikan

Ikromilah Yeti Prastuti S.Psi, M. Pd, Sosok Kartini Masa Kini Bagi Kemajuan Pendidikan

Selasa, 21 Apr 2026 17:13 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Peringatan Hari Kartini setiap 21 April, untuk merayakan kelahiran Raden Ajeng Kartini dan semangat emansipasi perempuan, bagi…

TKA SD, Dorong Siswa Punya Kemampuan Analitis

TKA SD, Dorong Siswa Punya Kemampuan Analitis

Selasa, 21 Apr 2026 16:53 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A. mengatakan hari pertama Tes Kemampuan…

Lewat Hilirisasi Produk Olahan Melon, Pemkab Madiun Dorong Industri Kecil

Lewat Hilirisasi Produk Olahan Melon, Pemkab Madiun Dorong Industri Kecil

Selasa, 21 Apr 2026 14:47 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Pemerintah Kabupaten Madiun mulai mendorong hilirisasi Melon sebagai upaya meningkatkan nilai tambah sekaligus membuka peluang…

Ratusan Calon Jemaah Kloter 1 dan 2 Tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya

Ratusan Calon Jemaah Kloter 1 dan 2 Tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya

Selasa, 21 Apr 2026 14:45 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pada Selasa (21/04/2026), sebanyak 760 calon jemaah haji (CHJ) kloter pertama dan kedua tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya…

Stok Mulai Langka, Harga Minyakita di Surabaya Tembus Rp20 Ribu per Kemasan

Stok Mulai Langka, Harga Minyakita di Surabaya Tembus Rp20 Ribu per Kemasan

Selasa, 21 Apr 2026 14:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Harga minyak goreng merk Minyakita mengalami lonjakan harga yang signifikan di beberapa daerah, salah satunya di Kota Surabaya…

Prioritaskan Fungsi Pedestrian, Pemkot Surabaya Bongkar Fasad Eks Toko Nam

Prioritaskan Fungsi Pedestrian, Pemkot Surabaya Bongkar Fasad Eks Toko Nam

Selasa, 21 Apr 2026 14:11 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menata ruang publik dengan memprioritaskan fungsi pedestrian,…