Dalam 2 Tahun Pemulangan Pengungsi Rohingya Selesai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerintah Myanmar dan Bangladesh membuat kesepakatan tentang pemulangan pengungsi Rohingya. Semakin memperjelas rencana untuk membawa kembali ratusan ribu warga Muslim Rohingya yang melarikan ke Bangladesh. NAYPYIDAW, M. Burhanudin. Pemerintah Myanmar dan Bangladesh telah menyepakati pemulangan para pengungsi Rohingya akan dirampungkan dalam jangka waktu dua tahun. Kesepakatan itu sebagai hasil pertemuan kedua negara selama dua hari di Naypyidaw, menyebutkan jangka waktu dua tahun akan dimulai setelah proses pemulangan pengungsi tahan pertama berjalan. Namun, kesepakatan tersebut hanya berlaku untuk pengungsi Rohingya yang melarikan diri ke Myanmar akibat kasus kekerasan yang terjadi sejak Oktober 2017. Dengan kata lain, tidak untuk pengungsi Rohingya yang tinggal di Bangladesh sebelumnya, yang diperkirakan PBB berjumlah sekitar 200.000 orang. "Selama pertemuan dua hari ini kami telah menyepakati formulir yang harus diisi para pengungsi untuk dapat kembali ke Myanmar," kata duta besar Bangladesh untuk Myanmar, Mohammad Sufiur Rahman. Rahman menambahkan, proses pemulangan akan dimulai dalam beberapa hari ke depan. Akan tetapi, dari pihak Myanmar menyebut batas waktu pekan depan untuk memulai proses pemulangan Rohingya tidak memungkinkan. Kesepakatan kali ini sebagai tindak lanjut hasil perjanjian kedua negara yang telah tercapai pada November 2017, membuka jalan untuk dimulainya proses pemulangan. Dijadwalkan proses pemulangan akan dimulai pada 23 Januari 2018, namun kemungkinan akan kembali mundur setelah adanya kesulitan memasok logistik melintasi perbatasan. Pemerintah Myanmar, yang terus mendapat tekanan diplomatik untuk pemulangan pengungsi Rohingya yang aman, mempercepat proses pembangunan kamp sementara di distrik Maungdaw, Rakhine. Sebanyak 625 tenda pengungsian akan dibangun guna menampung sekitar 30.000 warga Rohingya sebelum mereka dipindahkan ke pemukiman permanen. Namun dilaporkan baru sebagian kecil bangunan yang telah selesai. 05
Tag :

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…