Dunia di Ambang Perang Nuklir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Paus Fransiskus mendesak negara-negara di dunia untuk tidak menimbun senjata nuklir, sekalipun digunakan sebagai alat pertahanan atau nuklir penangkal. VATIKAN CITY, Borru Schilacci. Paus Fransiskus berkomentar bahwa dirinya sangat khawatir terhadap potensi ancaman perang nuklir. Bahkan sang Takhta Suci Vatikan menyebut, kini dunia sudah "di ambang batas" menuju peperangan semacam itu. "Saya pikir kita sudah di ambang batas (menuju perang nuklir)," kata Paus Fransiskus di Vatikan menjawab pertanyaan dari sejumlah jurnalis, sebelum terbang untuk melawat ke Chile dan Peru, seperti dilansir dari CNBC. Melanjutkan komentarnya tentang perang nuklir, ia mengatakan, "Saya sangat takut dengan hal itu. Satu insiden (nuklir) cukup untuk memicu rangkaian hal lainnya." Dalam kesempatan yang sama, seorang pejabat Vatikan membagikan sebuah foto yang diambil pada 1945. Foto itu menunjukkan seorang bocah Jepang yang tengah menggendong jenazah saudaranya yang tewas dalam serangan bom atom Amerika Serikat di Nagasaki, 9 Agustus 2018. Mengomentari foto-foto tersebut, Paus Fransiskus mengatakan, "(Hati) saya tergerak saat melihat (foto) itu. Satu-satunya yang bisa saya pikirkan adalah bahwa itu merupakan 'buah' peperangan." "Saya ingin agar foto-foto itu dicetak ulang dan didistribusikan, karena gambar seperti itu berbicara lebih banyak daripada 1.000 kata," ia menambahkan. Komentar itu bukan kali pertama sang paus berbicara tentang isu nuklir. Pada November 2017 lalu, dalam sebuah ceramah, Paus Fransiskus pernah mengatakan bahwa setiap negara seharusnya tidak menimbun nuklir, bahkan hanya demi efek penggentar-jeraan (nuclear detterence), demi menghindari potensi perang nuklir. Dalam konferensi di Vatikan guna mengumpulkan dukungan bagi perlucutan senjata nuklir itu, Paus mengatakan "kebijakan nuklir penangkal" memberi rasa aman yang palsu. Dikutip dari VOA Indonesia, Paus Fransiskus menyampaikan hal tersebut di hadapan 11 pemenang Hadiah Nobel Perdamaian, sejumlah diplomat, dan pejabat pemerintah dari seluruh dunia. "Hubungan internasional tidak dapat dibelenggu oleh kekuatan militer, saling intimidasi dan timbunan senjata. Tiap penggunaan senjata nuklir biarpun itu berbentuk kecelakaan tidak disengaja akan berdampak bencana bagi manusia dan lingkungan hidup," ujar Paus Fransiskus dalam konferensi yang digelar pada 10 November 2017. Konferensi Vatikan diadakan di tengah ketegangan antara Amerika dan Korea Utara. Menurut Paus Fransiskus, perdamaian dan keamanan antarnegara harus diilhami oleh etika solidaritas bukan penimbunan senjata. Paus menyetujui traktat baru PBB yang menyerukan penghapusan senjata nuklir. Namun, tidak satu pun negara nuklir di dunia yang menandatangani traktat itu dengan alasan itu hanya ide yang muluk dan tidak realistis. 01
Tag :

Berita Terbaru

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun, Rabu (29/4/2026) siang. Seorang bocah berinisial IZ (sekitar 5 tahun)…

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…