Sensasi Tak Biasa Menyeruput Kopi dengan Gelas Terbalik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Budaya ngopi sudah mereka pada sebagian masyarakat Indonesia. Variasi penyajian kopi pun sudah berkembang, mulai dari tradisional hingga ke premium dengan menggunakan alat khusus penghalus biji kopi. Seperti di Aceh, salah satu daerah penghasil kopi ini juga terus mengembangkan variasi penyajian kopi, dari kopi yang dahulunya hanya dikenal kopi hitam dengan rasa pahit yang melekat, kini mulai menemukan sajian rasa dan warna. Seperti penyajian melalui manual brewing dengan aneka rasa buah, kopi sanger dan sebagainya. Bahkan cara minumnya pun punya cara yang berbeda dengan lainnya, seperti kopi khop, yang cara meminumnya dengan sedotan dan gelas terbalik. Kopi khop sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kopi-kopi lainnya yang ada di Aceh. Kopi ini juga hampir sama dengan kopi tubruk yang ampas kopi menyatu dalam kopi tanpa disaring. Kopi ini bisa diminum sambil mengangkat piringnya, bisa juga diminum melalui sedotan. Caranya ditiup terlebih dahulu sehingga cairan kopi merembes keluar gelas. Kopi dengan sajian ini dikenal dengan nama kupi khop atau dalam bahasa Indonesia berarti kopi tertelungkup. Kopi khop berasal dari Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Konon cara penyajian kopi tersebut terilhami dari model topi yang menjadi trade mark pahlawan nasional yang berasal dari daerah setempat yaitu Teuku Umar. Penyajian kopi itu telah ada sejak zaman penjajah atau pada saat Teuku Umar bergerilya. Dari perjalanannya, ada juga yang menyebutkan bahwa kopi khop ini bermula dari kebiasaan masyarakat di wilayah pesisisr Aceh Barat yang hendak minum kopi tapi dalam waktu yang lama. Hanya sekali seruput, lalu kopinya ditinggal untuk pergi bekerja ke laut. “Makanya ditelungkupkan, agar kopi tetap hangat dan tidak tercemar debu dan kotoran. Jadi saat si pemesan kopi tadi kembali setelah bekerja di laut, mereka masih bisa menikmati kopinya lagi,” sebut Yudi, seorang bartender kopi khop yang dijumpai di warung kopi Tubruk Arabica di kawasan Batoh, Banda Aceh, Aceh, Selasa, 23 Januari 2018. Namun, persebaran kopi ini juga sudah mulai merata ke penjuru Aceh. Yudi menjelaskan, cara penyajian kopi khop ini sangat mudah. Hanya dibutuhkan kecepatan untuk membalikkan gelas ke dalam piring kecil. “Habis diaduk terus dibalik, simple aja. Proses pembuatannya hanya tiga menit,” katanya. Seni dalam menikmati kopi khop, kata Yudi, hanya pada saat menyeruput melalui sedotan. Jika baru pertama kali, pasti akan kesulitan. Apalagi kopi yang disajikan cukup panas. Ada teknik sendiri agar peminum dapat menyeruputnya melalui sedotan. Hal itu juga dirasakan oleh Zuhri, salah seorang pengunjung. Ia sempat kewalahan untuk bisa menyeruput kopi khop. “Awalnya agak susah karena tertahan sama ampas kopi. Ternyata harus ditiup dulu. Setelah merembes, lalu diminum,” ucapnya. Harga segelas kopi khop di Banda Aceh berkisar Rp8 ribu. Untuk menemukan warung kopinya pun tidak terlalu sulit. Warkop Tubruk Arabika berada di pinggir Jalan AMD di kawasan Batoh, Banda Aceh. (viv/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…