Kandidat Masih Malu-Malu Pamerkan Program Kerja

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya- Pilgub Jatim kurang 6 bulan lagi. Hanya saja, beberapa pihak memandang bahwa kandidat yang ada saat ini belum cukup mampu meyakinkan untuk dipilih sebagai Gubernur Jawa Timur yang akan datang. Dari Persatuan Humas (Perhumas) Surabaya misalnya. Sekretaris Perhumas Jatim Fitria Widiyani memandang saat ini masih banyak informasi yang belum bisa diakses oleh publik terkait masing-masing Pasangan Calon yang hendak berkompetisi. Salah satunya adalah terkait dengan apa yang kelak mereka lakukan untuk membangun Jawa Timur ke depannya. "Program, atau visi dan misi ini selama ini belum dimunculkan secara jelas. Sehingga, masyarakat masih sangat awam dengan apa yang kira-kira mereka lakukan nanti setelah terpilih," kata Tya, sapaan akrabnya, ketika ditemui. Terbatasnya akses informasi terhadap hal tersebut, berdasarkan kajian dari Perhumas, diungkapkan Tya justru malah merugikan masyarakat. "Karena masyarakat jadi seperti dipaksa memilih tanpa tahu seperti apa pilihan mereka. Kalau memang kondisinya saat ini seperti itu, harusnya ruang publik bagi masyarakat untuk bisa berinteraksi langsung dengan para kandidat lebih banyak disediakan. Sehingga masyarakat tahu apakah kandidatnya benar-benar bisa membangun Jawa Timur ke depannya," katanya. "Akses publik terhadap visi dan misi yang terperinci ini menjadi salah satu yang utama untuk diberikan. Sehingga, masyarakat tidak buta terhadap para kandidat pemimpin mereka," tegas Tya lebih lanjut. Di sisi lain, peneliti senior Surabaya Survey Centre Edy Marzuki memandang bahwa saat ini memang masing-masing paslon belum akan memaparkan program kerja konkret. Salah satunya dikarenakan penetapan pasangan calon oleh KPU baru akan dilakukan pada tanggal 12 Februari. "Mereka masih menahan diri. Masih saling menyimpan itu. Karena juga calonnya ini hanya dua. Head to head. Kalau ada 3 calon, kok kayaknya situasinya akan berbeda," jelas Edy, ketika ditemui terpisah. Selain itu, Edy juga berpendapat bahwa masing-masing koalisi saat ini tengah berusaha merapatkan barisan internal terlebih dahulu. Untuk informasi, masing-masing pasangan calon meraih dukungan hasil dari koalisi 3 partai maupun lebih. "Mereka masih menata internal dulu. Menyolidkan internal dulu. Intinya, dalamnya dikuatkan. Sebelum terjun ke arena perang," pungkas pria yang juga akademisi asal Universitas Yudharta Pasuruan tersebut.ifw
Tag :

Berita Terbaru

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 628 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya …

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela  ‎

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela ‎

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak seluruh perlawanan hukum yang dilakukan advokat terdakwa Tho…

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aktris Nirina Zubir menjalani transformasi fisik dalam film terbarunya berjudul Jangan Buang Ibu. Ia memerankan karakter Ristiana, s…