Kunci Sukses Mendidik Anak di Era Digital

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Orangtua menghadapi tantangan yang sangat besar dalam membesarkan anak-anak di era digital. Berbeda dengan masa kecil kita dulu, ada perubahan mendasar dalam berkomunikasi karena anak-anak masa kini tumbuh bersama paparan teknologi. Menyikapi perkembangan teknologi tersebut, orangtua perlu mengambil tindakan untuk membentengi anak dari pengaruh negatif teknologi, khususnya teknologi komunikasi. Meski dampak positifnya tak dapat kita kesampingkan. Anda tak harus jadi pakar teknologi. Setidaknya tahu bagaimana mengelola penggunaan teknologi di rumah. Bagaimana caranya? Terapkan beberapa tip berikut ini, dan usahakan dimulai sejak anak usia dini. Komunikasi Orangtua perlu menjaga komunikasi secara terbuka dengan anak-anak. Maksud komunikasi ini yaitu Anda menjabarkan pada mereka mengapa perlu memanfaatkan teknologi untuk kebaikan, apa tujuan yang Anda harapkan dengan mengizinkan anak bersentuhan dengan teknologi. Ungkapkan juga jenis konten yang mungkin mereka hadapi di internet. Ada konten yang boleh ia lihat, ada yang tidak. Jelaskan juga potensi ketergantungan yang mungkin mereka rasakan jika terus-menerus terpapar. Masukkan semua penjabaran itu dalam diskusi secara terbuka dengan anak. Jangan enggan untuk mendengarkan pendapat mereka. Mentoring dan memantau Mentoring pada anak terkait aktivitas digitalnya mencakup memberi pengajaran bagaimana ia menjadi warga digital yang baik, mampu mengatur waktu. Sedangkan memantau, Anda tahu apa saja aktivitas anak sebagai warganet, tanpa membuat ia merasa dimata-matai, yang justru menghilangkan kepercayaan pada orangtuanya. Screen time dan diet teknologi Penelitian dari Common Sense Media baru-baru ini menemukan bahwa remaja menghabiskan waktu 9 jam sehari untuk terlibat dengan teknologi dan layar gadget. Orangtua perlu menyadari hal tersebut, kemudian mengambil langkah untuk membatasi screen time anak, tanpa mengabaikan kebutuhan mereka. Misalnya, anak suka belajar sambil mendengarkan musik di gadget. Terbukalah untuk berdiskusi dan kompromi. Tindakan yang baik pula jika dalam satu pekan, Anda bersepakat dengan anak untuk melakukan diet teknologi. Misalnya di hari Minggu, semua gadget dinonaktifkan selama lima jam, khusus untuk jalan-jalan bersama keluarga. Kenali cara menyetel privasi Sistem game, ponsel pintar, aplikasi media sosial, dan mesin pencarian, memiliki pengaturan privasi. Untuk melindungi anak dari mengakses konten yang tidak semestinya, aktifkan pemilihan akses terbatas. Caranya dapat Anda lihat di fitur pengaturan. Kerja sama dengan pihak sekolah dan guru Orangtua dan guru harus saling mendukung upaya meningkatkan Good Digital Citizens. Fokus pada aspek positif pembelajaran digital sebagai rencana individual, pembelajaran yang terhubung, akses ke sumber daya mumpuni, proyek kolaboratif, dan pembagian kerja kreatif dan akademis secara online. Jadilah contoh yang baik Ini adalah poin terpenting. Terutama untuk anak di bawah usia 13 tahun, orangtua merupakan penjaga jejak online mereka. Orangtua harus mencontohkan pada anak, kapan menggunakan teknologi untuk menggapai tujuan keluarga, kapan harus meletakkannya demi waktu bagi keluarga. Jangan mengganti koneksi tatap muka dengan teknologi. Jadilah perubahan yang ingin Anda lihat pada anak-anak. (viv/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Selain…

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Kejaksaan Negeri Gresik bergeming menyikapi pledoi tiga terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Pertamina (Persero) menurunkan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi Bright Gas ukuran 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg yang…

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur menampilkan dua inovasi unggulan di bidang distribusi tenaga listrik, yakni ASTROLT d…

JKSN dorong KH. Muhammad Yusuf Hasyim ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2026

JKSN dorong KH. Muhammad Yusuf Hasyim ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2026

Kamis, 16 Jul 2026 16:18 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim menyebut KH Muhammad Yusuf Hasyim telah memenuhi…

Sudah 65 Orang Diperiksa Soal Tunjangan DPRD Ponorogo, Kabar Perbub Dikebut Semalam Beredar

Sudah 65 Orang Diperiksa Soal Tunjangan DPRD Ponorogo, Kabar Perbub Dikebut Semalam Beredar

Kamis, 16 Jul 2026 15:43 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 15:43 WIB

Foto:       SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo periode ta…