Bahas Piutang Negara dan Daerah, DPD-RI Libatkan Akademisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dunia pendidikan memang tidak bisa dipisahkan dengan hadirnya akademisi dengan sejuta karya, inovasi, dan pengetahuan. Sebagai insan akademisi yang memiliki hasil riset dan wawasan mengenai berbagai keilmuan, para pakar dan ahli yang dimiliki oleh Universitas Airlangga pun kerap menjadi rujukan oleh Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI). Tujuannya tidak lain untuk memberikan masukan mengenai berbagai Rancangan Undang-Undang (RUU). Kali ini, Komite IV DPD-RI melibatkan ahli dari UNAIR untuk mengulas RUU tentang Pengurusan Piutang Negara dan Daerah pada Selasa (20/2). Bertempat di Ruang Kahuripan 301, mewakili Rektor Unair, Sekretaris Universitas Koko Srimulyo dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam membahas mengenai RUU yang diajukan pihaknya telah menyiapkan beberapa ahli. “Unair selalu siap untuk memberikan masukan-masukan kepada lembaga negara. Oleh karena itu, perihal RUU piutang negara dan daerah, kami datangkan para ahli dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Hukum (FH) untuk memberikan masukan," papar Koko. Menanggapi pernyataan sekretaris universitas, Sekretaris Jenderal DPD-RI Samekto Ambinuso, mengatakan bahwa pembahasan mengenai RUU Piutang Negara dan Daerah tidak bisa dilepaskan dari temuan-temuan yang telah dilakukan oleh audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kini, tambahnya, perihal piutang tersebut telah masuk dalam RUU untuk dilanjutkan ketahap selanjutnya. "Oleh karena itu, sebelum kami ajukan, RUU ini butuh masukan dari sudut pandang para ahli ekonomi dan hukum di UNAIR," tegasnya. Selanjutnya, acara yang dimoderatori oleh Dr. Imron Mawardi itu dibuka langsung dengan pengantar dari Pardiman selaku tim ahli RUU. Dalam paparannya, ia mengucapkan terima kasih telah mewakili tim ahli RUU dan diberikan kesempatan belajar dari para ahli di Unair. "Dalam mengantarkan pembahasan RUU ini, kami berharap bahwa dengan rampungnya bahasan ini bisa berguna untuk meningkatkan tata kelola pengurusan piutang negara dan daerah," pungkasnya.ifw
Tag :

Berita Terbaru

Ungkap 12 Kasus Narkoba, Satres Blitar Tetapkan 14 Tersangka, 7 di Antaranya Residivis

Ungkap 12 Kasus Narkoba, Satres Blitar Tetapkan 14 Tersangka, 7 di Antaranya Residivis

Kamis, 11 Jun 2026 15:56 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 15:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama satu bulan, awal bulan Mei 2026 sampai akhir 31 Mei, Sat.Reskiba Polres Blitar Kota berhasil mengungkap 12 kasus peredaran…

Demokrat Jatim Belum Bersuara Bela AHY di Pusaran Kasus Program MBG

Demokrat Jatim Belum Bersuara Bela AHY di Pusaran Kasus Program MBG

Kamis, 11 Jun 2026 14:59 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Timur belum memberikan pembelaan secara terbuka terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, Agus H…

Hingga per 2027, Surabaya Kebut Usulan Perbaikan 7.196 Rumah Tak Layak Huni

Hingga per 2027, Surabaya Kebut Usulan Perbaikan 7.196 Rumah Tak Layak Huni

Kamis, 11 Jun 2026 14:23 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya strategis pengentasan kawasan kumuh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan…

Optimalkan Arus Lalu Lintas, Dishub Magetan Kaji Pemfungsian Kembali Jalan Timur MP

Optimalkan Arus Lalu Lintas, Dishub Magetan Kaji Pemfungsian Kembali Jalan Timur MP

Kamis, 11 Jun 2026 14:16 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti kajian wacana pemfungsian kembali Jalan Timur Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai jalur utama kendaraan, Pemerintah…

Pemkab Sidoarjo Dukung Penuh SE 2026, Sebanyak 1.452 Petugas Siap Lakukan Pendataan

Pemkab Sidoarjo Dukung Penuh SE 2026, Sebanyak 1.452 Petugas Siap Lakukan Pendataan

Kamis, 11 Jun 2026 14:12 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang akan dilaksanakan Badan Pusat…

Kenaikan BBM hampir Rp4 Ribu, Pengendara di Trenggalek Mulai Tinggalkan Pertamax dan Beralih ke Pertalite

Kenaikan BBM hampir Rp4 Ribu, Pengendara di Trenggalek Mulai Tinggalkan Pertamax dan Beralih ke Pertalite

Kamis, 11 Jun 2026 13:56 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Heboh fenomena kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026, membuat sejumlah…