Apakah Cokelat Termasuk Makanan Sehat?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Jika sudah ditambah cokelat, berbagai macam makanan dan minuman serasa jadi lebih lezat. Bahkan, cokelat yang dimakan begitu saja pun cukup menggugah selera. Nah, ternyata di balik rasanya yang nikmat, cokelat memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita. Namun, bukankah banyak yang bilang kalau makan cokelat bisa bikin gemuk dan gula darah naik? Jadi mana yang benar? Apakah cokelat sehat atau justru berisiko buat kesehatan? Cokelat berasal dari buah pohon kakao. Buahnya memiliki bentuk yang unik seperti bola. Di dalamnya terdapat biji cokelat. Nah, biji cokelat inilah yang nantinya akan dikeringkan, difermentasi, dibersihkan, dan diolah hingga menjadi cokelat yang kita makan. Cokelat hitam ternyata mengandung banyak sekali flavonoid. Kandungan flavonoid pada cokelat ini bertindak sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dalam tubuh. Dengan ditangkalnya radikal-radikal bebas tersebut, maka daya tahan tubuh dapat meningkat dan tubuh dapat terlindungi dari penyakit, terutama penyakit kanker. Antioksidan pada cokelat juga dapat membantu memperlambat terjadinya proses penuaan. Biji Cokelat Apakah cokelat baik untuk kesehatan? Selain berfungsi sebagai antioksidan alami, ternyata cokelat juga punya beberapa khasiat lainnya bagi kesehatan tubuh. Inilah yang membuat para ahli menganggap cokelat sehat dan baik untuk dikonsumsi. 1. Cokelat mengandung magnesium, zat tembaga, kalium, dan kalsium. Nutrisi-nutrisi ini ternyata memiliki peran yang sangat baik bagi kesehatan pembuluh darah. Cokelat hitam, atau yang dikenal dengan sebutan dark chocolate, ternyata mengandung sebanyak 36 mg magnesium per 100 kalori penyajian. Magnesium merupakan nutrisi yang sangat dibutuhkan untuk sintesis protein, relaksasi otot, dan untuk menghasilkan energi. Magnesium juga memiliki kemampuan untuk melindungi jantung dari denyut jantung yang tidak beraturan. 2. Kandungan zat tembaga pada cokelat juga sangat berguna untuk pemindahan zat besi pada tubuh, metabolisme glukosa, pertumbuhan anak-anak, dan perkembangan otak. Bila dibandingkan dengan susu cokelat, kandungan zat tembaga pada cokelat hitam ternyata lebih tinggi. Susu cokelat hanya mengandung zat tembaga sebesar 10 persen, sedangkan cokelat hitam mengandung sebanyak 31 persen. 3. Kalium pada cokelat ternyata juga dapat mengurangi risiko hipertensi (tekanan darah tinggi). Cokelat hitam mengandung sebanyak 114 mg kalium (atau sebanyak 2 persen dari Angka Kecukupan Gizi harian). 4. Cokelat hitam memiliki kandungan polifenol yang mampu menurunkan kadar tekanan darah. Kandungan antioksidan pada cokelat juga mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung. 5. Flavonoid pada cokelat hitam ternyata juga mampu mengatur penyerapan karbohidrat pada saluran pencernaan, melindungi dan menjaga fungsi sel beta pankreas (yang sering kali terganggu pada mereka yang mengalami diatebes melitus tipe 2) dan meningkatkan kemampuan sensitivitas insulin. Adanya kadar insulin yang stabil, akan membuat kada glukosa dalam tubuh stabil. Ilustrasi cokelat Selain manfaat-manfaat tersebut, ternyata cokelat hitam juga memiliki beberapa kemampuan unik lain seperti: Meningkatkan aliran darah ke otak dan jantung. Hal ini akan meningkatkan kemampuan berpikir kita. Ternyata, konsumsi cokelat dapat menimbulkan perasaan bahagia. Cokelat juga dapat membuat kita menjadi lebih segar dan terjaga, karena cokelat juga mengandung kafein (walaupun dalam jumlah yang jauh lebih sedikit bila dibandingkan dengan kopi). Apakah semua jenis cokelat sehat dan bernutrisi? Di pasaran cokelat dibedakan menjadi tiga golongan. Cokelat hitam, cokelat putih, dan cokelat susu. Dari ketiga golongan tersebut, cokelat hitam mengandung lemak paling sedikit (28 persen), sedangkan kandungan lemak pada cokelat putih ternyata paling tinggi, yaitu sebesar 30,9 persen. Sedangkan untuk kandungan protein, cokelat putih memiliki kandungan yang paling tinggi, yaitu sebesar 8 persen. Berdasarkan komposisinya, cokelat hitam juga tidak mengandung susu, atau hanya dalam jumlah yang sangat sedikit, berbeda dengan cokelat jenis lain yang umumnya sudah dicampurkan susu atau pemanis. Ilustrasi cokelat Jadi, apakah cokelat termasuk makanan sehat? Sebenarnya, cokelat memang memiliki banyak dampak positif bagi kesehatan tubuh. Namun, kita perlu mencermati komposisi pada cokelat yang kita pilih. Terutama bila yang kita makan bukan cokelat hitam atau cokelat murni, melainkan permen cokelat yang sudah dicampurkan berbagai bahan ke dalamnya. Kita harus memerhatikan kandungan glukosa dan kalori pada cokelat tersebut. Adanya kandungan seperti ini malah akan berdampak buruk pada kadar gula darah, khususnya bagi mereka yang mengalami diabetes melitus. Oleh karena itu, sebenarnya cokelat sehat bila kita memilih jenis yang tepat, misalnya cokelat hitam yang rendah lemak. Perhatikan juga porsinya. Tidak perlu makan cokelat sampai berlebihan guna mendapatkan manfaatnya bagi kesehatan. Makan secukupnya saja, tetapi secara rutin. (kp/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Demi Percepat Pemadaman, TNBTS Tutup Total Aktivitas Wisata Gunung Bromo

Demi Percepat Pemadaman, TNBTS Tutup Total Aktivitas Wisata Gunung Bromo

Minggu, 13 Sep 2026 12:19 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna mempercepat proses pemadaman kebakaran di kawasan wisata Gunung Bromo, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)…

Melalui Festival Literasi 2026, Pemkab Magetan Dorong Minat Baca Masyarakat

Melalui Festival Literasi 2026, Pemkab Magetan Dorong Minat Baca Masyarakat

Minggu, 13 Sep 2026 11:21 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Melalui kegiatan Festival Literasi dan Hari Kunjung Perpustakaan tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, terus berupaya…

Dorong Produktivitas Berkelanjutan, DKPP Kota Madiun Terapkan Pertanian Modern

Dorong Produktivitas Berkelanjutan, DKPP Kota Madiun Terapkan Pertanian Modern

Minggu, 13 Sep 2026 10:54 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pertanian,Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota…

Khusus Warga Surabaya, Pemkot Siap Buka Peluang Kerja Usia Produktif Desil 1-3

Khusus Warga Surabaya, Pemkot Siap Buka Peluang Kerja Usia Produktif Desil 1-3

Minggu, 13 Sep 2026 10:49 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Khusus untuk warga Kota Pahlawan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka peluang kerja bagi warga usia produktif yang masuk…

R-APBD Jatim 2027 Defisit Rp1,02 Triliun, Hidayat : Jangan Andalkan Pajak Saja

R-APBD Jatim 2027 Defisit Rp1,02 Triliun, Hidayat : Jangan Andalkan Pajak Saja

Minggu, 13 Sep 2026 10:40 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai membuka ruang fiskal APBD 2027 dengan tantangan tidak ringan. Pendapatan daerah diproyeksikan …

Tingkatkan Kualitas Hidup, Dinkes Kota Madiun Perkuat Pengendalian Hipertensi

Tingkatkan Kualitas Hidup, Dinkes Kota Madiun Perkuat Pengendalian Hipertensi

Minggu, 13 Sep 2026 10:37 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 10:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Madiun memperkuat…