Pelaku Pemaksa Shelma Pakai Cincin hingga Nyaris Diamputasi Diringkus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, BANDUNG - Satreskrim Polrestabes Bandung meringkus pria yang diduga memaksa Shelma (25) mengenakan cincin berukuran kecil. Tersangka bernama David (27) ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian atau di mal Jalan Pajajaran, Kota Bandung. Kasat Reskrim AKBP M Yoris Maulana mengatakan, orang tua korban melaporkan penganiayaan itu ke Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo. Kapolrestabes lalu menginstruksikan jajaran Satreskrim segera menangkap pelaku. Bahkan Kapolrestabes memimpin penangkapan terhadap pelaku. "Pelaku kami tangkap beberapa jam setelah orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolrestabes. Kapolrestabes memimpin penangkapan," kata Yoris saat dihubungi melalui telepon selulernya pada Senin (19/3/2018). Yorris mengemukakan, pelaku mengaku memaksa Shelma mengenakan cicin itu untuk mencocokan cincin yang akan diberikan ke pacarnya. Namun, cincin yang dibawa pelaku terlalu kecil di jari manis korban. Akibatnya, jari manis korban bengkak dan nyaris diamputasi. "Pelaku dijerat Pasal 351 ayat 1 KUH Pidana tentang penganiayaan. Pasalnya, pelaku memaksa korban memakai cincin yang menyebabkan jari manis korban terluka. Sudah tahu tidak muat, tetapi pelaku memaksa," ujar Yoris. Akibat mengenakan cincin terlalu kecil dan jari manisnya bengkak lantaran aliran darah tersumbat, korban dibawa ke tiga rumah sakit untuk melepaskan cincin itu. "Dua rumah sakit tidak sanggup, bahkan jari Shelma nyaris diamputasi. Akhirnya korban dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin dan cincin bisa dilepas menggunakan gunting pemotong kawat baja," tutur Kasatreskrim. Yoris mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap kasus kekerasan atau tindakan kriminal di Kota Bandung sebelum mengunggahnya di media sosial. "Kami akan menindaklanjuti setiap laporan. Kapolrestabes Bandung menegaskan, Bandung tidak aman bagi pelaku kejahatan, tetapi aman untuk masyarakat," ungkap Yoris. (sn/04)
Tag :

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…