Tidak Disadari! Ternyata, 4 Peralatan Dapur Ini Banyak Simpan Bakteri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Tanpa disadari, dapur merupakan salah satu tempat yang paling ideal bagi kuman penyakit untuk berkembang biak hingga mengontaminasi makanan yang Anda konsumsi. Salah satu faktor penyebabnya adalah kelalaian dalam membersihkan spot-spot kotor yang terkadang terdapat pada alat masakan. Sebuah studi yang dilakukan NSF International menemukan bahwa 36% peralatan yang ada di dapur diklaim mengandung sejumlah bakteri berbahaya seperti salmonella, E.coli, hingga listeria. Bahkan, perangkat dapur yang paling tidak mencolok sekalipun juga dapat terkontaminasi bakteri tersebut. Siapa sangka pegangan pintu lemari es hingga wadah untuk menyimpan garam bisa menjadi sumber bakteri berbahaya? Untuk menghindari hal tersebut, berikut 4 spot paling kotor di dapur dan cara membersihkannya. Bagian dalam blender Blender merupakan alat memasak yang sangat berguna, tetapi sulit dibersihkan. Alat ini sering digunakan untuk menghaluskan wortel, pisang, apel, atau buah-buahan lainnya yang digunakan untuk membuat smoothie. Sisa-sisa dari sari buah itulah yang akan mengendap di sekitar pisau pemotong, sehingga sulit dibersihkan. Sebuah studi yang dilakukan oleh NSF International Household Germ Study memaparkan bahwa 36% gasket atau pisau pemotong ini diklaim mengandung jejak salmonella, dan 43% diantaranya membawa sisa kumat atau jamur yang berbahaya bagi kesehatan. Pembuka kaleng Sebagian orang memiliki kecenderungan mengonsumsi makanan kaleng. Selain praktis diolah, rasanya pun tidak kalah lezat dengan hidangan yang diolah secara konvesional. Namun tidak banyak yang mengetahui bahwa alat pembuka kaleng ini juga mengandung kuman-kuman penyakit seperti salmonella, E.coli, dan jamur. Oleh karena itu, biasakanlah membilas dan mencuci bersih alat tersebut setelah Anda menggunakannya. Cucilah dalam air sabun panas dan segera keringkan agar tidak berkarat. Talenan Jika ditanya apa alat masak yang sering digunakan di dapur? Sebagian orang pasti akan menjawab talenan. Alat ini memang mempermudah proses memasak, terutama saat Anda memotong bahan masakan seperti daging ayam mentah, daging sapi, buah-buahan, dan masih banyak lagi. Perlu diketahui, sisa-sisa kuman atau bakteri yang terdapat pada bahan makanan tersebut seringkali tersisa di atas permukaan talenan. Maka dari itu, sebaiknya Anda segera mencuci talenan secara rutin, terutama setelah memotong bahan makanan mentah agar tidak terkontaminasi bakteri salmonella, E.coli, dan kuman penyakit lainnya. Teko kopi Peringatan untuk para pencinta kopi, khususnya yang sering menyeduh kopi di rumah. Perlu Anda ketahui bahwa teko atau wadah yang digunakan untuk meracik kopi sangat rentan terkontaminasi kuman-kuman penyakit. Pasalnya, area lembab dan gelap pada teko merupakan tempat yang sempurna bagi kuman untuk berkembang biak. Tidak perlu khawatir, Anda bisa membersihkannya dengan cara menuangkan air cuka ke bagian dalam teko selama 30 menit. Kemudian rebuslah seperti Anda sedang membuat kopi. Setelah itu, bilas teko kopi hingga bersih dengan air hangat. (oz/02)
Tag :

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …