Menurut Penelitian, Milenial Lebih Stres di Kantor Dibanding Usia Lainnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menurut Penelitian, Milenial Lebih Stres di Kantor Dibanding Usia Lainnya SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Generasi milenial merasakan tekanan atau stres lebih besar ketimbang kelompok usia lain yang jauh lebih tua di tempat kerja. Kaum milenial merupakan generasi yang lahir di antara tahun 1980-an dan 2000-an. Kelompok usia itu kini mulai memasuki tempat kerja. Penelitian terbaru dari Mental Health Foundation (MHF) menemukan generasi milenial lebih stres dibandingkan kelompok usia lain yang lebih tua seperti generasi X. Studi itu menemukan sebanyak 28 persen generasi milenial yang berada dalam rentang usia antara 18 hingga 38 tahun merasa lebih tertekan dibandingkan rekan kerja yang lain. Sementara pada Gen-X yang yang berusia antara 53 hingga 71 tahun, stres hanya dirasakan oleh sekitar 12 persen saja. Sebanyak 34 persen kaum milenial juga merasa stres membuat mereka kurang produktif di tempat kerja. Sedangkan hanya 19 persen kelompok usia yang lebih tua merasakan hal serupa. Secara keseluruhan, survei yang dilakukan pada sekitar 4.500 orang itu juga menemukan hanyya 14 persen saja yang nyaman berbicara tentang stres mereka dengan manajer. Menurut Juru bicara MHF Richard Grange, tingginya tingkat stres pada generasi milenial disebabkan oleh tekanan yang lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. "Milenial cenderung memiliki kontrak kerja yang tidak aman, upah rendah dan beban kerja tinggi. Tekanan yang mereka hadapi sangat berbeda dibanding generasi sebelumnya," kata Grange kepada The Times. Grange menjelaskan pekerjaan yang baik dapat menciptakan rasa aman sehingga dapat meningkatkan kesehatan mental. Sebaliknya, kondisi kerja yang buruk dan tidak aman justru dapat menggerogoti kesehatan mental. Berdasarkan laporan Independent, studi ini merupakan lanjutan dari laporan MHF yang mengungkap sepertiga orang di Inggris pernah merasa ingin bunuh diri akibat stres yang tinggi. Dalam laporan itu MHF menyerukan perubahan sosial dalam menangani kesehatan mental bersamaan dengan cara memperlakukan pekerja karena kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.
Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…