Ojek Tertipu Pedagang Online Shop

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Satreskrim Polrestabes Surabaya membongkar kasus penipuan yang dilakukan seorang pelanggan ojek online. Modusnya, tersangka yang sekaligus penjual dan pembeli barang sengaja memanipulasi alamat fiktif pembeli sehingga korban tertipu dan dirugikan karena telanjur membeli barang tersebut. Demi membuat dagangan dompetnya laku, Chistoper Allan,34, warga Jalan Wiguna Selatan, Surabaya itu terpaksa menciptakan pembeli fiktif hingga merugikan ojek online. Christopher ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya setelah dilaporkan oleh korbannya, seorang ojek online bernama Sutiono, warga Lidah Kulon. "Modusnya, tersangka berperan sebagai pemesan barang sekaligus penjual barang," ujar Iptu Bima Sakti, Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Tersangka menggunakan aplikasi ojek online untuk memesan sejumlah dompet kepada seorang penjual yang dalam kasus ini adalah dirinya sendiri. Korban yang menerima order tersebut lantas mendatangi rumah tersangka untuk membeli pesanan dompet seharga Rp1 juta. Namun, saat diantarkan ke rumah pengorder, ternyata alamat tersebut palsu. "Nama yang dicantumkan di akun pemesan juga palsu. Ini merupakan modus baru dengan korban tukang ojek online, yang berhasil diungkap," imbuh Iptu Bima. Kepada petugas, tersangka mengaku sudah beraksi sebanyak tiga kali. Nilai transaksi dompet yang diorder berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Alasan tersangka melakukan penipuan ini, agar barangnya cepat laku dan memperoleh keuntungan. Akibat perbuatannya, tersangka harus berurusan dengan pihak kepolisian dan kini harus mendekam di sel tahanan Mapolrestabes Surabaya. Sb
Tag :

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…