Kapolda Janjikan Pengobatan Hingga Keluar Negeri Kepada Bripka Andreas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kapolda Jawa Timur memberikan penghargaan kepada Bripka Andreas anggota Satlantas Polres Lamongan yang mengejar pelaku penyerangan pos lantas di sekitar Wisata Bahari Lamongan (WBL) diberi penghargaan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan. Penghargaan kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Luki Hermawan berupa pengobatan secara maksimal dan jika perlu ke luar negeri, agar penglihatan bisa pulih kembali. "Jika pengobatan di dalam negeri kurang, dan kalau perlu berobat ke luar negeri saya akan berikan," ujarnya saat memberikan penghargaan di gedung Mahameru Polda Jawa Timur tadi pagi (30/11). Tak hanya penghargaan, jendral bintang dua ini juga mengusulkan ke mabes polri untuk memberikan kenaikan pangkat, serta sekolah. "Tapi itu, diusulkan secara prosedural ke densus 88, karena mekanisme seperti itu," ujarnya. Kita ketahui, Bripka Andreas juga menceritakan detik-detik saat mengejar pelaku penyerangan yang berjumlah 2 orang. Andreas yang saat itu memang sedang tugas jaga mengaku spontan mengejar karena mengikuti nalurinya sebagai polisi. "Sebenarnya sudah SOP-nya setiap malam pos dikosongin. Saya biasanya malam saya ke Polsek, cuma waktu itu kebetulan saya masih di pos, masih cangkruk dengan rekan-rekan sekuriti WBL, dan di belakang juga ada panggung jadinya saya cangkrukan di situ," kisah Andreas. Tiba-tiba saja ia mendengar kaca jendela pecah dilempar batu oleh pelaku. Ia pun spontan mengambil sepeda motornya. Saat itu, ia juga dibantu oleh sejumlah sekuriti WBL. Namun di tengah pengejaran, salah satu pelaku berinisial E mengeluarkan ketapel dan mengarahkannya kepada Andreas. Lemparan itu mengenai mata kanan Andreas. Meski terluka, Andreas tetap berusaha mengejar pelaku. Saat itu, Andreas mengaku mengejar pelaku hingga sejauh 6 km. "Dalam hati saya dan benar saya sudah terluka seperti ini, saya juga mikirnya masa dengan luka ini saya sia-sia. Saya ingin berusaha nangkap pelakunya meskipun saya sudah terluka seperti ini," lanjut Andreas. Akhirnya muncul ide di benak Andreas untuk menabrakkan motornya pada motor pelaku agar keduanya terjatuh dari motor. Sembari menahan rasa sakit di matanya yang berdarah akibat terkena ketapel, ia pun merelakan tubuhnya kembali terluka karena sengaja menabrak pelaku. "Saya ingin menangkap pelaku gimanapun caranya. Akhirnya itu yang ada di benak saya. Akhirnya saya tekadkan tabrakkan motor saya. Itu saya sambil menahan mata saya sudah keluar darah-darah, saya tetap kejar. Akhirnya sampai saya tabrakan motor saya dan saya dapat menangkap pelakunya," papar Andreas. Berhasil melumpuhkan kedua pelaku, Andreas baru menyadari jika ponselnya tertinggal di pos. Beruntung ia dibantu oleh warga di sekitar pasar untuk meringkus kedua pelaku. "Waktu itu HP kebetulan tertinggal, saya juga di sana dibantu sama warga di sekitaran pasar situ. Setelah saya tabrakkan terus dia jatuh akhirnya saya dibantu sama warga," lanjutnya. nt
Tag :

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…