WhatsApp juga Ditinggal Karyawan Akibat Iklan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di awal kehadirannya, WhatsApp dijanjikan sebagai apikasi yang gratis dipakai selamanya dan tidak akan ada iklan di dalamnya. Tampaknya janji itu tidak akan bisa dipertahankan setelah WhatsApp diakuisisi Facebook pada 2014 lalu. Melihat jumlah pengguna WhatsApp yang menembus angka 1,5 miliar per bulannya membuat Facebook melihat aplikasi pesan tersebut sebagai ’lahan’ baru untuk meningkatkan pendapatan. Nantinya, iklan akan muncul di fitur WhatsApp Status yang mirip Instagram Stories. Apabila kamu sering melihat iklan di Instagram Stories, maka konsepnya nanti akan sama seperti itu di WhatsApp. Iklan akan mulai masuk di WhatsApp pada tahun 2019 mendatang. Dan tentunya, para pengguna merasa kecewa dengan langkah Facebook tersebut. Diprediksi para pengguna WhatsApp yang tidak nyaman dengan adanya iklan di aplikasinya akan berpindah ke aplikasi pesan lain. Ketidaksetujuan tentang hadirnya iklan di WhatsApp juga dirasakan oleh para karyawan WhatsApp itu sendiri. Setelah duo pendiri Brian Acton dan Jan Koum memutuskan mundur dari perusahaan, giliran Chief Business Officer, Neeraj Arora, yang meninggalkan WhatsApp. Dalam pesan perpisahan dengan WhatsApp yang disampaikan di akun Facebook, Arora tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Acton dan Koum. Dia merasa berutang budi kepada keduanya. Brian Acton lebih dulu keluar dari WhatsApp dan Facebook pada September 2017, sedangkan Jan Koum menyusul pada Mei 2018 lalu. Sejauh ini, belum diketahui apakah iklan-iklan yang muncul di WhatsApp nantinya akan menyasar target tertentu atau tidak. Ini dikarenakan WhatsApp menerapkan Sistem enkripsi dalam pesannya sehingga tidak bisa dilacak. Tapi bisa jadi nomor telepon pengguna yang terhubung dengan Facebok akan terlacak sehingga kegiatan mereka selama menggunakan Facebook-lah yang dianalisis untuk menjadi sasaran iklan.
Tag :

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…