Penjelasan Sains Mengapa Menangis Membuat Perasaan Lebih Tenang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menangis kerap diidentikkan dengan anak-anak. Seiring usia bertambah, manusia dewasa umumnya mendapati dirinya lebih sedikit menangis ketimbang masa kanak-kanak dulu. Akan tetapi, bukan berarti manusia dewasa tak boleh menangis. Sebab sesuatu yang menyentuh ranah emosi, atau menghadapi tekanan batin, biasanya orang akan menangis. Studi menunjukkan, rata-rata wanita dewasa cenderung menangis dua hingga tiga kali dalam sebulan, sedangkan pria hanya sekali. Para ilmuwan telah lama berspekulasi mengapa kita menangis dan apa yang terjadi di dalam tubuh ketika air mata berurai membasahi pipi. Ada anggapan bahwa menangis dapat membuang bahan kimia yang terbangun selama perasaan tertekan. Ada pula yang mengatakan menangis menyebabkan perubahan kimia dalam tubuh yang mengurangi stres sehingga meningkatkan perasaan positif. Benarkah demikian? Leah Sharman, kandidat PhD Sekolah Psikologi dari The University of Queensland, telah meneliti apakah menangis dapat mengurangi tingkat hormon stres (kortisol). Ia ingin mengetahui apakah menangis memberikan beberapa manfaat fisik lainnya, seperti mati rasa, yang dapat menjelaskan mengapa kita menangis saat berhadapan dengan rasa sakit emosional maupun fisik. Ternyata, Leah menemukan bahwa menangis tidak berpengaruh pada tingkat stres. Menangis juga tidak dapat membuat rasa sakit mereka lebih ringan ketimbang tidak menangis. Namun, dengan menangis, orang lebih bisa mengendalikan laju pernapasannya. Penelitian Leah itu mengungkapkan bahwa ketika seseorang menangis, ia dapat mengatur napas sebagai strategi untuk menenangkan diri. Yang penting diingat adalah, menangis merupakan bagian dari mengekspresikan emosi, bukan bagian dari mengalami emosi. Jadi, wajar saja jika orang dewasa menangis, kecuali jika terlalu sering, mungkin Anda memerlukan bantuan dari psikolog.
Tag :

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…