Polda Jatim Nyatakan Dua Mahasiswa Papua Menghilang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beredarnya kabar bahwa ada mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) hilang dan juga terluka dibantah keras oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Minggu (2/11/2018). Kombes Barung menjelaskan secara detail bagaimana kronologis versi pihaknya. Kegiatan berlangsung 8.30 sampai 9.45 wib, berjalan dengan aman dan tertib dan tidak terjadi apa-apa. Namun dalam pemberitaan di media sosial seakan akan ada mahasiswa yang terluka. Di facebook ada yang menyatakan ada 40 mahasiswa terluka. Kemudian di instagram ada yang menulis 20 mahasiswa terluka. Setelah pihak kepolisian melakukan pengecekan di asrama mahasiswa Papua, ternyata tidak ada yang terluka. "Sayangnya, polisi tidak diperkenankan masuk dan para mahasiswa Papua itu mengklaim ada 17 orang yang terluka," ujar Barung menjelaskan. Mahasiswa Papua ini menurut Barung malah meminta kompensasi untuk satu orang mahasiswa papua yang terluka sebesar Rp 10 juta. Tuntutan ini ditujukan kepada pemerintah akibat tindakan anarkis, padahal tindakan anarkis itu tidak ada. "Yang sebenarnya terjadi adalah, ada dua polisi terluka, satu Linmas dan satu anggota Satpol PP. Ada yang kena gesekan ada yg kena benda keras. Kemudian, malam harinya juga dinyatakan ada dua mahasiswa yang hilang," ujar Barung. Dua mahasiswa itu, Arifin Agung Nugroho, mahasiswa UNSA (universitad Surakarta) semester 3, fak. tekhik sipil) warga Balong RT 002 RW 15.Kelurahan Wonorejo. Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Ke Jawa Tengah dan FACHRI SYAHRASAD. Mahasiswa ITS semester 5. Fakultas Fokasi. Alamat jl Ketintang Pratama no.2 Surabaya. Ini, lanjut Barung, adalah pemberitaan provakasi yang terus menerus oleh mereka. Kedua mahasiswa yang dikabarkan hilang itu sebenarnya bukan hilang tapi menghilangkan diri dengan maksud membentuk opini bahwa pemerintah Republik Indonesia telah melakukan tindakan yang tidak terpuji, padahal oknum mahasiswa Papua itu sendiri yang menghilangkan diri. nt
Tag :

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…