KPAI: Pelanggaran Perlindungan Anak di Reuni Akbar 212

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menampung sejumlah laporan tentang pelibatan anak-anak dalam perhelatan reuni akbar 212 pada Minggu, 2 Desember 2018. Laporan tersebut diterima melalui media sosial Facebook. Komisioner KPAI Jasra Putra mengklaim, pihak mengadu mengatakan banyak anak terpaksa berjalan kaki karena penyedia jasa transportasi massal enggan mengangkut rombongan 212. Dalam siaran pers, Jasra memandang, ada potensi pelanggaran hak anak dalam kegiatan itu. "Membawa anak dalam kegiatan tersebut berpotensi melanggar hak-hak anak terutama hak anak mendapatkan waktu luang untuk beristirahat," kata Jasra. Hak anak itu mengacu pada Undang-Undang 35 Tahun 2014. Undang-undang tersebut memuat dalil anak-anak memiliki hak untuk beristirahat, bermain, berekreasi, berkreasi, dan berkarya seni budaya. Ditilik dari undang-undang, Jasra menilai ada hak-hak anak yang tidak terpenuhi. Misalnya, kata dia, anak-anak diajak menempuh perjalanan yang cukup jauh tanpa memperhatikan kesehatan. Karena itu ada potensi kelalaian terhadap keselamatan serta kebutuhan anak selama perjalanan tersebut. Jasra juga menyayangkan sejumlah anak menyatakan dukungan terhadap salah satu pasangan calon presiden dalam rangkaian aksi 212 kemarin. Aturan tak melibatkan anak-anak untuk kepentingan politik ini telah tertuang dalam Undang-Undang Perlindungan Anak Pasal 15. Menurut Jasra, meski panitia 212 menegaskan aksi mereka tak menarasikan politik, sebagian masyarakat tetap kontra terhadap komitmen itu. Sebagian masyarakat tidak bisa melepaskan kegiatan tersebut dengan suasana tahun politik. "KPAI berpandangan dan berpihak kepada anak, agar pusaran pro dan kontra tersebut tetap memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak secara komprehensif," ujar Jasra. Atas aduan itu, KPAI meminta pemerintah setempat mengimbau masyarakat tak membawa anak-anak dalam kegiatan seperti reuni akbar 212. Hal ini dilihat penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak dinginkan. Misalnya terpisahnya anak dari orang tua. Jasra mengimbuhkan, para orang tua sebaiknya menitipkan anak-anaknya kepada keluarga dan tetangga terdekat yang bisa dipercaya.
Tag :

Berita Terbaru

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan pasokan listrik di Jawa Timur melalui program pemeliharaan jaringan tanpa p…

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategi mengatasi masalah banjir berulang di kawasan Ketintang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang panen raya ikan air tawar yang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk (ekstrem) memicu banyak kerugian bagi para petani…

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan banjir yang kerap melanda kawasan Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Wilayah…