banyak yang melupakan kekhasan bahan lokal sebagai

Kue Kekinian Sasar Warga Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini makin banyak kue kekinian di Surabaya. Namun seperti yang diketahui, banyak yang melupakan kekhasan bahan lokal sebagai pilihan kulinernya. Padahal kekayaan daerah lokal di Jawa Timur ini sangatlah tinggi dan beragam. Hal itu lalu menjadi latar belakang berdirinya Surabaya Maula. Founder Surabaya Maula Novita Hardiny mengatakan Surabaya Maula adalah satu-satunya kebanggaan kuliner kekinian paling Jawa Timur dengan memanfaatkan kekayaan cokelat dan Ubi lokal sebagai bahan utama. Di tangan Novita Hardiny, ubi yang hampir ditinggalkan oleh pecintanya, terutama milenial karena tergerus jaman moderen berubah menjadi cake kekininan yang bercita rasa tinggi, diantaranya Moist Ubi, YouBe Roll Cake, Pie Monthok dan Romansa (Roti Manis Say). ”Khusus untuk ubi, ternyata selain bisa dijadikan cake kekinian, juga memiliki kandungan vitamin beragam dan berguna untuk kesehatan tubuh," kata Novita saat Grand Opening outlet pertama Surabaya Maula di Raya Tenggilis 147 Surabaya. Dalam literatur disebutkan bahwa ubi adalah makanan sehat yang mengandung banyak vitamin A, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh. Ubi juga menyediakan 37 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C. Ubi juga cocok bagi Anda yang sedang menjalani program penurunan berat badan karena mengandung serat dan hampir tidak mengandung Iemak. Kandungan nutrisi penting lainnya pada ubi yaitu 25 persen mangan, 14 persen vitamin B6. dan 9 persen kalium. Selain itu, ubi juga mengandung nutrisi lain yang tak kalah panting manfaatnya, seperti, kolin, Beta karoten dan kalium. Yang tak kalah penting, Berbagai risiko penyakit diduga dapat dikurangi dengan mengonsumsi ubi jalar secara teratur. Diantaranya Kanker, masalah pencernaan, diabetes dan tekanan darah. Pada kesempatan itu pula, Novita juga menyampaikan harapannya bahwa Surabaya Maula kedepannya akan menjadi satu-satunya oleh-oleh kekinian khas Jawa Timur yang selain nikmat, juga sehat dan aman.
Tag :

Berita Terbaru

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Di tengah banyaknya generasi milenial yang memilih kerja di kantoran atau kerja lainnya, justru pemuda asal Dusun Klumpit, Desa…

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Periode Tahun 2026: DPRKP Ngawi Anggarkan Rp4,3 M untuk Bangun 215 Unit RTLH

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Dalam rangka meningkatkan kualitas hunian agar aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Pemerintah Kabupaten…