Villa Ruben Onsu Dibobol Maling

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com Jakarta - Villa Ruben Onsu di Bogor dibobol Maling pada Senin, (17/12) lalu. Pembobolan Villa Ruben Onsu di Bogor oleh maling itu diketahui olehnya usai mendapat laporan dari penjaga villa. Penjaga villa mengatakan bahwa maling yang membobol villa Ruben Onsu di Bogor itu masuk lewat jendela rumah. Melansir dari Grid.id, Ruben pun sempat mengungkapkan rasa herannya kenapa maling tersebut bisa tertarik dengan isi vilanya. Karena menurut presenter ini, ia tak pernah mengunggah foto isi vilanya di media sosial. Lalu bagaimana penampakan luar dari vila Ruben Onsu ini? Rupanya lahan yang digunakan untuk vila Ruben terhitung cukup luas. Di sekelilingnya terdapat hamparan sawah hijau dan beraneka ragam tanaman kebun. Bagaimana tak bikin betah untuk tinggal, vila Ruben Onsu memiliki area sawah dan rumput hijau yang segar dipandang mata. Tampak juga beberapa pepohonan yang membuat nuansa vila ini semakin asri. Vila dengan bangunan atap model joglo tersebut terlihat berlantai dua. Konsep bangunannya terlihat menyatu dengan alam sekitar. Terlihat juga banyak jendela kaca mengelilingi bangunan utama tersebut sehingga siapapun dapat menikmati pemandangan alam sekitar dari dalam vila. Area vila Ruben Onsu terdiri dari beberapa rumah. Salah satunya memiliki kolam ikan. Meski memiliki vila yang luas dan mewah, serta karir yang melejit, namun belakangan hidup Ruben Onsu tidak tenang. Pasalnya, Ruben Onsu dan keluarga kerap mendapat teror baik kejadian mistis maupun tindakan yang tak mengenakkan. Bahkan, tidak jauh dari peristiwa vila Ruben Onsu di Bogor kebobolan maling, sebelumnya Ruben Onsu telah menerima teror pelemparan batu di rumahnya, tak hanya melempar kaca jendela rumah Ruben hingga pecah, teror tersebut juga berisi surat ancaman. Kasus tersebut kemudian dilaporkan oleh suami Sarwendah ini ke pihak kepolisian. Menceritakan kondisi keluarganya pasca pelemparan batu tersebut, Ruben Onsu pun menangis. "Gue cerita ini semuanya gitu ya," Ruben mengawali ceritanya, Senin (19/12). "Kenapa gue bilang, gue tu capek banget, capek gitu ya karena orang ngeliat gue di TV sebenarnya nggak semulus apa yang dilihat. Semuanya itu butuh proses," katanya. "Setiap hari itu, bukannya saya nggak ada waktu, tapi otak saya ini harus dibagi, ada yang mesti ke kantor, ada yang mesti kerjaan di sini menghibur, balik lagi ke kantor, malem udah ada lagi. Jadi, saya lagi capek gitu," ujar Ruben. Ruben mengungkap psikologisnya terhantam dengan teror yang kembali ia hadapi. Meski tak ada korban jiwa, Ruben merasa dirinya kini berada dalam suasana ketakutan akibat ancaman dari teror yang dihadapinya. Ruben juga mengatakan, istrinya, Sarwendah yang saat ini sedang hamil mengalami trauma akibat kejadian pelemparan batu ke rumahnya. "Istri saya ini kan lagi hamil ya. Sekarang ini, Wendah ini kalau ada orang buka pintu aja (terkejut), kaya trauma gitu," ujarnya. "Jadi kaya takut. Masa saya tinggal di rumah sendiri harus takut?" lanjutnya. Sambil terbata-bata, Ruben juga mengungkapkan ketakutan sang istri yang ingin beraktivitas di rumah. "Wendah mau ngapa-ngapain aja, mau turun dari (lantai) atas aja dia kaya takut gitu. Dia takut tiba-tiba ada yang bekap (mulutnya) atau apa. Jadi kaya ngerasa ketakutan," ungkap Ruben Onsu. "Saya kaya, pundaknya tu lagi capek gitu. Rasa ketakutan terus ada gitu. Mungkin di sini saya bisa ketawa-ketawa ya, tapi kalau di mobil kembali lagi saya takut," lanjutnya. "Capek, kok ini nggak selesai-selesai ya, cobaannya terus ada aja," ujar Ruben sambil berlinang air mata. sry
Tag :

Berita Terbaru

Perketat Keamanan, Dinkes Kota Malang Pastikan 71 SPPG Kantongi SLHS

Perketat Keamanan, Dinkes Kota Malang Pastikan 71 SPPG Kantongi SLHS

Selasa, 28 Jul 2026 12:51 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai salah satu langkah strategis dalam menjaga keamanan masing-masing dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) terkait menu yang akan di…

Kasus HIV Bertambah, Pemkot Malang Mulai Optimalisasi Layanan VCT

Kasus HIV Bertambah, Pemkot Malang Mulai Optimalisasi Layanan VCT

Selasa, 28 Jul 2026 12:44 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Seiring bertambahnya kasus HIV di wilayah Kota Malang, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) setempat tengah mengoptimalkan kesadaran…

Didukung Lima Sektor, Pemkab Catat Ekonomi Madiun 2025 Capai 5,33 Persen

Didukung Lima Sektor, Pemkab Catat Ekonomi Madiun 2025 Capai 5,33 Persen

Selasa, 28 Jul 2026 12:39 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Seiring pembangunan SDM, infrastruktur, serta lima sektor unggulan yang dilakukan pemda setempat, saat ini Pemerintah Kabupaten…

P-APBD 2026 Disetujui, Pemkab Lumajang Percepat Pembangunan dan Layanan Publik

P-APBD 2026 Disetujui, Pemkab Lumajang Percepat Pembangunan dan Layanan Publik

Selasa, 28 Jul 2026 12:29 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Usai Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 disetujui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mempercepat…

Ekonomi Kerakyatan Jadi Fokus Reses, BHS Paparkan Kredit 40 Tahun dan Dukungan UMKM

Ekonomi Kerakyatan Jadi Fokus Reses, BHS Paparkan Kredit 40 Tahun dan Dukungan UMKM

Selasa, 28 Jul 2026 11:50 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 11:50 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), memanfaatkan masa reses sidang V tahun 2025–2026 dengan menyerap aspirasi w…

Puncak Kemarau, BPBD Ponorogo Salurkan Air Bersih Terdampak Kekeringan

Puncak Kemarau, BPBD Ponorogo Salurkan Air Bersih Terdampak Kekeringan

Selasa, 28 Jul 2026 11:24 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring meningkatnya kebutuhan air pada puncak musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, Jawa…