Kebiasaan Minum Kopi Panas Picu Kanker Mulut, Mitos atau Fakta?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Konsumsi kopi panas di pagi hari dilakukan oleh banyak masyarakat urban saat ini. Namun, aktivitas yang padat membuat mereka cenderung menyeruput kopi dalam suhu panas. Hal tersebut lantas memicu berbagai opini. Tak sedikit masyarakat yang beranggapan bahwa menyeruput kopi dalam suhu panas bisa menimbulkan bahaya pada rongga mulut, yakni kanker mulut. Benarkah demikian? "Minum kopi panas cenderung sebabkan melepuh aja. Kalau menuju ke kanker mulut, prosesnya tidak segampang itu," ujar Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM (K)., MM, saat ditemui beberapa waktu lalu. Namun, Seno menuturkan bahwa saat imunitas tubuh sedang menurun, kopi panas tersebut bisa memicu iritasi mudah terjadi. Dengan hadirnya iritasi yang terjadi terus menerus, membuat peluang kanker mulut pun rentan timbul. "Ada perubahan pada sistem pertahanan lokal di tubuh lalu imunitas dan perubahan secara sistemik atau seluruh tubuh, maka mula-mula mulut menjadi kering. Hal itu membuat salivasi (produksi air liur) rendah dan lama-lama bisa muncul kanker mulut," kata dia. Meski begitu, Seno menekankan bahwa proses menuju kondisi kanker mulut tak terjadi semudah itu. Memerlukan daya tahan tubuh yang sangat rendah dalam waktu lama serta iritasi yang terus menerus terjadi. "Kalau tubuh baik-baik aja, kopi panas belum secara signifikan memengaruhi. Paling efeknya merah-merah saja karena iritasi akibat terbakar. Tapi sebentar lagi juga penyembuhan terjadi," paparnya.
Tag :

Berita Terbaru

Musrenbang Kecamatan Magersari jadi Pembuka Perencanaan Pembangunan Kota Mojokerto 2027 di Tingkat Kecamatan

Musrenbang Kecamatan Magersari jadi Pembuka Perencanaan Pembangunan Kota Mojokerto 2027 di Tingkat Kecamatan

Senin, 23 Feb 2026 14:14 WIB

Senin, 23 Feb 2026 14:14 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai salah satu instrumen perencanaan pembangunan dengan pendekatan bottom …

Kunker di Mojokerto, Komisi IX DPR-RI Dukung Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan

Kunker di Mojokerto, Komisi IX DPR-RI Dukung Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 23 Feb 2026 14:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 14:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - BPJS Ketenagakerjaan (Bpjamsostek) Cabang Mojokerto gencar melaksanakan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan.  Salah s…

Gedung Baru 8 Lantai RSI Siti Aisyah Diprotes Warga, DPRD Akan Panggil Manajemen 

Gedung Baru 8 Lantai RSI Siti Aisyah Diprotes Warga, DPRD Akan Panggil Manajemen 

Senin, 23 Feb 2026 12:28 WIB

Senin, 23 Feb 2026 12:28 WIB

‎‎SURABAYA PAGI, Madiun- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun bakal memanggil manajemen RSI Siti Aisyah, dalam waktu dekat. Pemanggilan ini men…

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…