Prabowo Diskusi Ahli, Jokowi Andalkan Fakta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bagaimana kesiapan dua paslon menjelang debat Pilpres 2019 perdana, Kamis (17/1/2019) mendatang? Tidak hanya sekedar mengenai visi dan misi yang akan disampaikan melainkan juga bagaimana kedua paslon menanggapi isu tertentu. Untuk tema detail terkait hukum, menurut, Ketua Bidang Media Center BPP Prabowo-Sandi, Hadi Dediyansah, pihak paslon 02, akan lebih menyoroti penegakkan hukum yang dinilai tebang pilih. “Tema hukum sendiri, kita bisa melihat adanya tebang pilih yang berlaku tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Kami cukup prihatin dengan supremasi hukum, yang mana digunakan sebagai alat kepentingan kekuasaan,” ujar Hadi, kepada Surabaya Pagi, Minggu (13/1/2019). Selain itu, untuk antisipasi soal adanya serangan terkait HAM, pihaknya lebih menekankan pada asas praduga tak bersalah. “Hak asasi manusia sendiri sebenarnya telah sesuai dengan kesepakatan internasional maupun nasional. Saat ini, masalah sepele dijadikan acuan penegakkan hukum di Indonesia. Namun, kita harus mengedepankan mengenai asas praduga tak bersalah,” tandasnya secara tegas. Tidak hanya pada hukum dan HAM, untuk program anti-korupsi, bahwa Gerindra berkomitmen terhadap program anti-korupsi. “Adanya kebocoran kekayaan yang harus dihentikan ini merugikan masyarakat karena berujung pada amburadulnya ekonomi. Belum lagi, sumber daya alam dikeruk habis oleh asing, hingga bangsa kita sendiri tidak memperoleh apapun,” tambah Hadi Dediyansah yang juga mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Jatim, Dapil Jatim 1. Diskusi dengan Ahli Terpisah, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga mengatakan sang capres-cawapres tak fokus memoles penampilan untuk tampil dalam acara debat. Koordinator juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut Prabowo dan Sandiaga memilih menyiapkan diri dengan berdiskusi dengan para ahli. "Fokus Pak Prabowo dan Bang Sandi tidak pada performance. Jadi kita nggak menyewa konsultan untuk me-‘makeup’ Pak Prabowo dan Bang Sandi. Kita lebih banyak pada persiapan konten. Jadi apa sih, visi yang akan disampaikan dalam pidato," kata Dahnil. "Pak Prabowo dan Bang Sandi akan banyak fokus pada mendengar. Mendengar daripada ahli terkait korupsi, hukum, dan HAM. Pihak yang mendengar salah satunya adalah Busyro Muqoddas," sebutnya. Selain itu, tim gabungan yang terdiri dari beberapa ahli juga menyiapkan jawaban andai Jokowi mendapatkan pertanyaan soal kelanjutan kasus teror terhadap Novel. "Ini kan rasa-rasanya hanya untuk menjawab kalau ada pertanyaan ke presiden tentang Novel Baswedan. Presiden bisa bilang kalau sudah ada tim baru yang dibentuk. Padahal yang dibutuhkan oleh masyarakat bukan tim baru ini, tapi TGPF sesuai permintaan Novel, KPK, dan masyarakat," ujar juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade. Jokowi Lebih Pengalaman Pernyataan Dahnil dan Andre itupun direspon TKN Jokowi-Maruf Ace Hasan Syadzily. Menurut Ace, Prabowo dan Sandiaga dinilai masih belum menguasai soal diskusi dan minim pengalaman mengelola pemerintah. "Wajar, Prabowo-Sandi perlu banyak latihan jawab soal dan diskusi dengan ahli karena pengalaman mereka yang minim," kata juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily. Menurut Ace, Prabowo-Sandiaga tertinggal dari Jokowi-Ma’ruf. Dia mengatakan Jokowi-Ma’ruf memiliki pengalaman mumpuni, sehingga siap menjawab isu-isu dalam debat capres-cawapres perdana pekan depan. "Jokowi punya pengalaman yang panjang terkait dengan reformasi hukum dan regulasi. Pengalaman menjadi wali kota, gubernur, dan 4 tahun di pemerintahan menjadi bekal yang cukup menjawab isu-isu hukum," kata Ace. Di lain sisi, Ace juga membantah pembentukan tim gabungan penyidik kasus Novel Baswedan oleh Polri dengan alasan untuk mempercepat penyelesaian. "Kami ingin kasus ini selesai secepatnya. Proses penyelesaiannya dilakukan secara terbuka dan transparan dengan mengedepankan aspek penegakan hukum tanpa adanya intervensi politik," kata Ace. (*)
Tag :

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…