Manuver Yusril Dipertanyakan Majelis Syuro PBB

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra diharapkan tunduk terhadap rekomendasi Majelis Syuro PBB tentang keputusan Itjima Ulama II yang mendukung pasangan capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Desakan itu disampaikan Ketua Dewan Syuro PBB MS Kaban, kepada wartawan di kantor DPP PBB, Kamis (17/1). Pernyataan MS Kaban itu disampaikan dalam rangka menyambut pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PBB pada 27 hingga 28 Januari mendatang di Jakarta. Dalam rakornas nanti, sambung Kaban, pihaknya akan menyosialisasikan rekomendasi kepada seluruh kader PBB, utamanya kepada Yusril untuk mendukung pasangan calon Prabowo-Sandi. MS Kaban menjelaskan bahwa PBB didirikan oleh kekuatan ormas dan tokoh Islam di Indonesia. Gerak dan langkah politik PBB, ujarnya lagi, harus sejalan dengan perjuangan umat Islam. Salah bentuk konsistensi PBB tersebut diapresiasi oleh Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) yang cara mendukung dan memilih caleg PBB yang bertarung di Pileg 2019. “Di sisi lain, kata MS Kaban, ada Itjima Ulama II yang mendukung Prabowo-Uno. Keputusan ini menjadi rekomendasi Majelis Syuro untuk usulkan kepada DPP PBB," kata Kaban. Yusril Ihza Mahendra, selain menjadi kuasa hukum pasangan capres Jokowi-Ma’ruf Amin, juga bakal mendukung pasangan tersebut. Bahkan kabarnya, Yusril menggalang DPW-DPW untuk mendukung langkahnya tersebut. Terkait dengan manuver Yusril, Kaban menegaskan sejauh ini masih sebatas rencana. Makanya, Majelis Syuro pada Rakornas akan menyosialisasikan rekomendasi agar DPP dan seluruh kader PBB untuk mendukung pasangan Prabowo-Sandi. "Mudah-mudahan dengan adanya rekomendasi Majelis Syuro, seluruh kader istiqorah," harap Kaban. "Pak Yusril terkesan mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Sementara Majelis Syuro dukung Prabowo-Sandi. Dikotomi ini berdampak kepada konstituen PBB. Mereka menjadi bingung," tanya wartawan. Menjawab pertanyaan itu, Kaban mengatakan kalau di PBB sering terjadi perbedaan. Dan Majelis Syuro menurut dia tugasnya mengawal garis partai. Kalaupun antara Majelis Syuro dan Ketua Umum berbeda dukungan, menurut dia, sebagai hal yang rasional dan wajar. Kalau pun pada akhirnya Yusril dan DPW-DPW PBB mendukung Jokowi-Ma’ruf, Kaban mengatakan tidak ada sanksi dijatuhkan dari keputusan itu. "PBB membangun politik rasional. Tidak mungkin bisa netral. Tapi kami tidak ingin kader Golput. Makanya kita memberikan rekomendasi sebatas mengusulkan saja,” tandasnya.
Tag :

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…