Dukung Jokowi, PBB Dinilai tak Solid

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Partai Bulan Bintang (PBB) menyebut bahwa seluruh kader partainya memiliki tanggung jawab yang sama untuk memenangkan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin. Adanya sikap Ketua Majelis Syuro PBB, MS Kaban yang mendeklarasikan mendukung Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dinilai hanya sebagai dinamika dalam partai. Berdasarkan penjelasan Ketua DPW PBB Jatim, Mohammad Masduki, MS Kaban tak mempermasalahkan sikap PBB yang akhirnya mendukung Jokowi-Ma’ruf. "Bapak MS Kaban juga hadir dan memberi tausyiah di Rakernas (Minggu, 27/1)," kata Masduki ketika dikonfirmasi dari Surabaya, Minggu (27/1). Menurutnya, MS Kaban menganggap bahwa perbedaan antar kader partai merupakan hal yang wajar. "Beliau menjelaskan bahwa perbedaan adalah sebuah keniscayaan. Oleh karena itu, ada syuro atau permusyawaratan untuk membahas perbedaan," kata Masduki. Dari proses musyawarah itulah telah menemukan titik temu. "Namun, pada akhirnya kami telah menemukan titik temu. Dengan adanya titik temu, polemik sudah selesai. Sama-sama mendukung 01 secara mufakat," tegasnya. Lantas, adakah kemungkinan memberikan sanksi kepada kader yang mendukung Prabowo-Sandi? "Nanti kita bicarakan lebih lanjut. Yang pasti, semuanya wajib mengamankan keputusan partai," katanya. "Apabila ada yang berbeda, kami menghargai. Namun, bukan mengatasnamakan partai. Selain itu, kalau ada yang menyebut poros ini dan itu, kami tidak masalah. Yang penting jangan atas nama partai," tegasnya. Untuk diketahui, Partai Bulan Bintang (PBB) telah resmi mendukung Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin. Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menegaskan partainya secara resmi mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Keputusan itu sudah diputuskan oleh DPP PBB. "Secara resmi sebetulnya keputusan sudah diambil oleh Dewan Pimpinan Pusat PBB beberapa waktu lalu," ujar Yusril di sela Rapat Koordinasi Nasional PBB di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (27/1). Menurut Yusril, keputusan itu sudah sesuai dengan mekanisme internal partai serta anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai. Dalam aturan internal partai, kewenangan untuk memutuskan pasangan calon presiden dan wakil presiden melalui rapat pleno dari DPP PBB. Menindaklanjuti hal ini, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PBB Jawa Timur pun siap menindaklanjuti putusan tersebut. "Sebagai tindak lanjut, kami akan terlibat dalam langkah pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Jatim. Semua jajaran partai harus mengamankan dan menjalankan misi partai," tegas Ketua DPW PBB Jatim, Mohammad Masduki, Minggu (27/1). Padahal sebelumnya, sebanyak 80 calon anggota legislatif PBB yang tergabung dalam Gerakan Nasional Caleg PBB Poros Makkah mendeklarasikan diri mendukung capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. "Kita berkumpul kembali di sini untuk membulatkan tekad dan niat caleg PBB untuk mendukung hasil ijtima ulama," kata Ketua Majelis Syuro PBB MS Ka’ban dalam sambutannya saat deklarasi akbar mendukung ijtima ulama, di Aula Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1).
Tag :

Berita Terbaru

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun, Rabu (29/4/2026) siang. Seorang bocah berinisial IZ (sekitar 5 tahun)…

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…