OTT di Puskesmas Widang, Tetapkan Satu Tersangka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Masih banyaknya dugaan tarikan pegawai di Puskesmas berujung korupsi. Kepala Puskesmas Widang, Tuban diringkus Polda Jatim. Diketahui, tersangka bernama Hj. Sinta Puspita Sari, 45, yang juga merupakan Aparatur Sipil Negara sekaligus dokter di Puskesmas tersebut. Direskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan menjelaskan Sinta tertangkap tangan memotong dana Jaspel (Jasa Pelayanan,red) dari pegawai dan staf di Puskesmas Widang. Polisi pun mengamankan uang tunai senilai Rp 171 juta. "Kami mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 171 juta diduga hasil korupsi dana Jaspel," kata Yusep di Surabaya, Kamis (28/3). Yusep menambahkan tersangka memotong dana Jaspel dari sedikitnya 30 karyawan dan staf yang bekerja di Puskesmas Widang. Akibat aksinya, seluruh karyawan dikenakan potongan dari dana Jaspel yang dibayarkan ke bendahara puskesmas. Tak hanya itu, tersangka juga melakukan korupsi pemotongan dana Jaspel selama empat bulan. Yusep mengungkapkan pemotongan dananya bervariasi, mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 1 juta. "Pemotongan dana Jaspel bervariatif mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 1 juta," ungkap Yusep. Uang hasil pemotongan dana Jaspel yang dikumpulkan melalui bendahara Puskesmas Ini selanjutnya disetorkan ke rekening bank. Rekening tersebut merupakan penampungan yang dibuka staf TU sesuai perintah Sinta. Sementara itu, Sinta mengaku hanya mengantongi 40 persen dari uang tersebut. Sisanya sebanyak 60 persen digunakan untuk keperluan puskesmas. "Tersangka menerima keuntungan 40 persen dari hasil pemotongan Jaspel tersebut," lanjut Yusep. Namun, Yusep mengaku belum bisa menahan Sinta. Lantaran dalam Puskesmas tersebut, hanya ada dua dokter yang bertugas. Yusep menambahkan ada beberapa pertimbangan, seperti pelayanan dari Puskesmas yang tak boleh terbengkalai. Tetapi nanti akan ada saatnya pihaknya melakukan penahanan. Yusep menambahkan semua hal bisa saja terjadi, termasuk penambahan tersangka baru. Dana ini sebenarnya dari BPJS yang diberikan kepada pegawai Puskesmas yang bekerja. Kemudian, oleh Kepala Puskesmas dipotong dengan model sesuai dengan petunjuk Kepala Puskesmas. Di kesempatan ini, polisi juga menyita beberapa barang bukti. Mulai dari uang sejumlah Rp 171 juta, satu bendel SPJ JKN bulan Juli 2018 hingga Februari 2019, satu dokumen pemotongan dana Jaspel, empat buah HP, dua buah buku rekening hingga satu laptop. Pelaku juga dijerat Pasal 12 huruf e Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan diperbaharui dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Korupsi.
Tag :

Berita Terbaru

Rusia Minta AS Jangan Peras Iran

Rusia Minta AS Jangan Peras Iran

Senin, 27 Apr 2026 19:40 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI : Utusan Rusia, Mikhail Ulyanov, meminta Amerika Serikat (AS) meninggalkan pemerasan dan ultimatum saat bernegosiasi dengan Iran. Ia meminta AS…

“Dari Rumah ke Sungai: Rantai Pencemaran Sampah Popok Dan Pembalut yang Terabaikan”

“Dari Rumah ke Sungai: Rantai Pencemaran Sampah Popok Dan Pembalut yang Terabaikan”

Senin, 27 Apr 2026 19:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:30 WIB

  SURABAYAPAGI.COM : Fenomena pencemaran lingkungan di Indonesia tidak lagi hanya didominasi oleh limbah industri atau plastik sekali pakai, tetapi juga oleh …

Polda Jatim Gelar Seminar Nasional, Dorong Aksi Nyata Hapus Kekerasan Seksual Berbasis Kuasa

Polda Jatim Gelar Seminar Nasional, Dorong Aksi Nyata Hapus Kekerasan Seksual Berbasis Kuasa

Senin, 27 Apr 2026 19:28 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar seminar nasional bertema “Membangun Kesadaran dan Aksi Nyata Menghapus Kekerasan Seksual Ber…

DPRD Lamongan Berikan Rekomendasi Konstruktif Terhadap LKPJ Bupati Lamongan 2025

DPRD Lamongan Berikan Rekomendasi Konstruktif Terhadap LKPJ Bupati Lamongan 2025

Senin, 27 Apr 2026 18:47 WIB

Senin, 27 Apr 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Fungsi legislasi, anggaran (budgeting) dan pengawasan terus dilakukan oleh DPRD, dalam mengawal berbagai pembangunan di Lamongan,…

Pemberangkatan Haji Surabaya Terus Berjalan, 7.593 Jemaah Sudah ke Tanah Suci

Pemberangkatan Haji Surabaya Terus Berjalan, 7.593 Jemaah Sudah ke Tanah Suci

Senin, 27 Apr 2026 17:55 WIB

Senin, 27 Apr 2026 17:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Penyelenggaraan pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya memasuki hari ke-7 dengan progres yang baik dan terkendali. Berdasarkan l…

Sebanyak 77,3 Persen Responden Nilai Kualitas Infrastruktur di Lamongan Masih Belum Memadai

Sebanyak 77,3 Persen Responden Nilai Kualitas Infrastruktur di Lamongan Masih Belum Memadai

Senin, 27 Apr 2026 17:04 WIB

Senin, 27 Apr 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dua tahun belakangan ini Pemkab Lamongan mulai gencar mewujudkan pembangunan infrastruktur. Namun kualitas infrastruktur sebanyak…