Warga Unjuk Rasa Proyek Pembangunan RS Mayapada

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sejumlah massa dari warga Wonokitri Besar Surabaya, melakukan unjuk rasa di depan proyek pembangunan rumah sakit Mayapada di Jalan Mayjend Sungkono, Selasa (14/5/2019). Sejumlah massa dari warga Wonokitri Besar Surabaya, melakukan unjuk rasa di depan proyek pembangunan rumah sakit Mayapada di Jalan Mayjend Sungkono. Ratusan warga ini menuntut agar pihak Mayapada segera memberikan kompensasi yang sudah dijanjikan sejak setahun yang lalu. Hambali Ketua RW 2 mengatakan, akibat dari pengerjaan proyek ini, ada beberapa rumah warga yang terdampak, yakni mengalami retak-retak. Bahkan dia menilai, proyek yang dilakukan hingga tengah malam ini juga menganggu ketenangan warga sekitar. Sebelumnya, sudah pernah ada mediasi dengan perwakilan pihak Mayapada dengan warga setempat. Dalam hal ini, pihak Mayapada sudah sepakat untuk memberikan kompensasi kepada warga, terutama rumahnya yang terdampak karena pengerjaan proyek ini. Namun, hingga sampai saat ini belum ada kejelasan terkait hal itu. "Jadi awal mulanya ini, seakan-akan Mayapada itu janji-janji aja. Seharusnya mereka (Mayapada, red) bisa membedakan dana Corporate Social Responsbility (CSR) dengan kompensasi. CSR buat kesejahteraan sosial, kompensasi ini untuk rumah-rumah warga yang retak. Jangan dikait-kaitkan," kata dia. Hambali menilai, selama ini pihak Mayapada sama sekali tidak memerhatikan atau mempedulikan warga sekitar. Dia berharap, pihak Mayapada segera merespon aspirasi masyarakat ini. Sebab, apabila tidak ada kejelasan, massa akan terus melakukan unjuk rasa. "Harusnya kasih solusi gimana soal rumah-rumah warga yang retak itu. Bagaimana pun yang bisa memutuskan adalah pihak Mayapada. Cuma itu saja. Selama ini pihak Mayapada gak ada kepedulian, perhatian sama warga sini. Ini menyangkut ketenangan dan kenyamanan warga sekitar," kata dia. Sementara itu, Dewo Koordinator Aksi juga menyatakan demikian. Dia mengungkapkan, selain rumah-rumah warga yang mengalami retak, pengerjaan proyek ini juga membuat beberapa warga mengungsi ke tempat lain. Karena merasa terganggu dengan suara pengerjaan proyek. Hingga unjuk rasa ini berlangsung, kata dia, sudah ada perwakilan Mayapada yang menemui massa. Perwakilan itu akan menyimpan aspirasi massa dan menyampaikannya kepada pihak pimpinan yang saat ini sedang berada di Jakarta. "Sampai ada yang ngungsi, karena ya terganggu dengan getaran, suara proyek yang sampai tengah malam. Sampai ada yang sakit, terus bayinya nangis. Otomatis kan ya terganggu. Seharusnya ini jam kerjanya juga diperhatikan gimana," kata dia. "Sebenarnya kalau pihak Mayapada selama ini enak sama warga, kita tidak ada masalah kok," kata dia.
Tag :

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…