Potong Biaya Strategi Singapura Atas Perang Dagang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Lagi-lagi perang dagang. Kini, Singapura beri kebijakan baru sebagai strategi untuk hadapi perang dagang demi kestabilan perekonomiannya meskipun perekonomian dunia sudah pasti goncang. Perekonomian Singapura diperkirakan tumbuh pada laju paling lambat dalam satu dasawarsa tahun ini. Beberapa pakar bahkan memperkirakan terjadi resesi pada 2020, ketika perang dagang antara Amerika Serikat dengan China menghantam negara yang bergantung pada ekspor. Tidak terkecuali Singapura Kondisi tersebut mendorong beberapa ekonom untuk memproyeksikan potensi pelonggaran kebijakan moneter oleh Bank Sentral Singapura pada pertemuan Oktober mendatang. Khususnya ketika Bank Sentral AS The Federal Reserve diperkirakan memangkas suku bunga pada bulan depan. Ada juga spekulasi bahwa pemerintah dapat memberikan insentif untuk mendorong pertumbuhan. Tapi, para pebisnis seperti Tan tidak yakin insentif fiskal ataupun kebijakan moneter cukup untuk membantu perlambatan pertumbuhan ekonomi yang sebagian besar merupakan hasil dari perlambatan global. Tahun lalu, pimpinan pabrik bahan kimia Singapura Erman Tan membawa karyawannya dalam wisata berlayar ke Pulau Penang, Malaysia. Tahun ini, Tan hanya dapat mengajak mereka menonton video perjalanan. Menurutnya, hal ini merupakan penawaran terbaik yang dapat diberikannya kepada karyawan. "Kebanyakan kita mengandalkan diri sendiri," ujar Tan, kepala eksekutif Asia Polyurethane Manufacturing, yang memangkas biaya karena pelanggan di China menahan pesanan. Dengan pendapatan turun 20 persen dibanding dengan tahun lalu, karyawannya harus merupakan liburan berlayar di sekitar pulau tropis. "Tahun ini, kita akan menonton video seperti virtual. Mari kita memakai kacamata," tutur Tan, dilansir di South China Morning Post, Rabu (26/6). Saat ini, komponen ekonomi seperti konstruksi dan konsumsi swasta masih bertahan. Hal ini didukung oleh tekanan upah dari pembatasan pekerja asing dan proyek-proyek pembangunan jangka panjang yang besar. Tapi, aspek ekspor Singapura yang setara dengan sekitar 200 persen dari produk domestik bruto (PDB) memegang peranan penting. Apabila terdampak negatif, mendorong konsumsi dalam negeri akan kurang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi Singapura. Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menuturkan, pihaknya sudah memproyeksikan dampak dari gangguan perdagangan global. “Kita tidak bisa hanya menginjak gas, meningkatkan kecepatan dan menebus lingkungan eksternal yang kurang menguntungkan,” ujarnya. Ketidakpastian tersebut mendorong para pelaku usaha untuk memotong biaya. Misalnya saja direktur eksekutif perusahaan penyedia bahan bangunan M Metal, John Kong. Ia meminta para pekerjanya untuk mematikan AC ketika pergi makan siang dan menghentikan print dalam format berwarna. Ekspor elektronik, pendorong utama pertumbuhan SIngapura selama dua tahun terakhir, mengalami penurunan terbesar sejak satu dekade terakhir. Pukulan ini terutama terjadi pada penurunan global semikonduktor. Secara keseluruhan, perlambatan pertumbuhan Mei terjadi paling dalam sejak tiga tahun terakhir karena pengiriman ke China yang merosot.
Tag :

Berita Terbaru

Lewat Cak Klepon, Urus Akta Kelahiran dan Kematian di Pabean Cantian Cukup Lewat Handphone

Lewat Cak Klepon, Urus Akta Kelahiran dan Kematian di Pabean Cantian Cukup Lewat Handphone

Minggu, 21 Jun 2026 10:24 WIB

Minggu, 21 Jun 2026 10:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berkomitmen mendekatkan dan meningkatkan kualitas layanan Administrasi Kependudukan…

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…