Honda Menarik Mobil akibat Kerusakan Airbag

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com -Honda Prospect Motor (HPM) menarik kembali mobilmereka dari konsumen terkait masalah teknis di airbag yang mendapat suplai dari Takata. Mobil yang teridentifikasi sebelumnya pernah ditarik atas kasus yang sama pada 2017. Lewat keterangan resminya HPM yang dilansir dari CNN Senin (12/8), Honda menyebut 7.330 unit yang ditarik dalam program perbaikan kali ini. Manager Public Relations HPM Yulian Karfili mengatakan pihaknya menemukan komponen pengembang kantong udara (airbag inflator) pengganti yang digunakan untuk kampanyerecall beberapa waktu lalu pada unit-unit tersebut masih memiliki potensi mengembang melebihi kapasitas. Airbag inflator pada 7.330 unit mobil itu disebut berpotensi mengembang secara berlebihan dan mengakibatkanairbag pecah berikut mengeluarkan serpihan sehingga membahayakan pengemudi dan penumpang. "Benar (recall ulang). Karena itu, konsumen ini kembali dipanggil untuk melakukan penggantian parts airbaginflator yang baru," kata pria yang karib disapa Arfi ini melalui pesan singkat. Adapun uraian mobil yang harus mengikuti programrecall ini antaranya Accord 2013 (211 unit), City 2004-2008 (1.652 unit), Civic 2001-2005 (668 unit), CRV 2002-2006 (2.926 unit), Jazz 2004-2008 (1.362 unit), dan Stream 2002-2006 (511 unit). Proses penggantian komponen akan dilakukan sekitar 1-2 jam, dan tanpa dikenakan biaya bagi pemilik mobil. Pabrikan mengimbau konsumen yang mobilnya teridentifikasi agar segera datang mengunjungi ke dealer resmi Honda terdekat untuk melakukan penggantian dengan komponen terbaru.
Tag :

Berita Terbaru

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…