Aktivis PMII Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Gresik - Rencana pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan terus ditentang berbagai perwakilan masyarakat. Seperti yang ditunjukkan aksi puluhan aktivis PMII Gresik dengan mendatangi Kantor Bupati dan DPRD Gresik pada Selasa (10/9). Para aktivis secara tegas menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Mereka menilai pemerintah pusat tidak lagi prorakyat. Simbol kegotongroyongan di BPJS Kesehatan selama ini tidak lagi ada. Sebab, beban iuran peserta BPJS naik hingga 100 persen. Selain berorasi, massa aktivis membawa miniatur suntik bertuliskan BPJS membunuhmu. Juga ada banner bertuliskan ’Tolak Kenaikan Iuran BPJS.’ Aktivis PMII Gresik menilai bahwa pemerintah tidak serius melindungi kesehatan masyarakat. Padahal kesehatan adalah hak dasar warga negara. "Negara seharusnya mampu menjamin perlindungan kesehatan bagi rakyatnya, tidak malah membebani iuran yang terus naik," kata koordinator lapangan aksi Hamdan Arif. Menurut para aktivis, sebenarnya kenaikan BPJS Kesehatan tidak perlu dilakukan, karena BPJS Kesehatan bisa menggunakan asetnya untuk investasi sehingga tidak sampai membebani masyarakat dengan menaikkan iuran. "Pengelolaan aset BPJS Kesehatan untuk investasi ini sesuai Undang-undang BPJS dan PP Nomor 87 Tahun 2013 tentang pengelolaan aset jaminan sosial kesehatan," ungkap Hamdan. Aksi unjuk rasa aktivis PMII di dua lokasi berbeda mendapat pengawalan ketat aparat gabungan dari kepolisian, anggota TNI dan satpol PP setempat. Baik di pemkab maupun kantor DPRD, para pendemo tidak melakukan dialog dengan pejabat atau para legislator. did
Tag :

Berita Terbaru

Rusia Minta AS Jangan Peras Iran

Rusia Minta AS Jangan Peras Iran

Senin, 27 Apr 2026 19:40 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI : Utusan Rusia, Mikhail Ulyanov, meminta Amerika Serikat (AS) meninggalkan pemerasan dan ultimatum saat bernegosiasi dengan Iran. Ia meminta AS…

“Dari Rumah ke Sungai: Rantai Pencemaran Sampah Popok Dan Pembalut yang Terabaikan”

“Dari Rumah ke Sungai: Rantai Pencemaran Sampah Popok Dan Pembalut yang Terabaikan”

Senin, 27 Apr 2026 19:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:30 WIB

  SURABAYAPAGI.COM : Fenomena pencemaran lingkungan di Indonesia tidak lagi hanya didominasi oleh limbah industri atau plastik sekali pakai, tetapi juga oleh …

Polda Jatim Gelar Seminar Nasional, Dorong Aksi Nyata Hapus Kekerasan Seksual Berbasis Kuasa

Polda Jatim Gelar Seminar Nasional, Dorong Aksi Nyata Hapus Kekerasan Seksual Berbasis Kuasa

Senin, 27 Apr 2026 19:28 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar seminar nasional bertema “Membangun Kesadaran dan Aksi Nyata Menghapus Kekerasan Seksual Ber…

DPRD Lamongan Berikan Rekomendasi Konstruktif Terhadap LKPJ Bupati Lamongan 2025

DPRD Lamongan Berikan Rekomendasi Konstruktif Terhadap LKPJ Bupati Lamongan 2025

Senin, 27 Apr 2026 18:47 WIB

Senin, 27 Apr 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Fungsi legislasi, anggaran (budgeting) dan pengawasan terus dilakukan oleh DPRD, dalam mengawal berbagai pembangunan di Lamongan,…

Pemberangkatan Haji Surabaya Terus Berjalan, 7.593 Jemaah Sudah ke Tanah Suci

Pemberangkatan Haji Surabaya Terus Berjalan, 7.593 Jemaah Sudah ke Tanah Suci

Senin, 27 Apr 2026 17:55 WIB

Senin, 27 Apr 2026 17:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Penyelenggaraan pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya memasuki hari ke-7 dengan progres yang baik dan terkendali. Berdasarkan l…

Sebanyak 77,3 Persen Responden Nilai Kualitas Infrastruktur di Lamongan Masih Belum Memadai

Sebanyak 77,3 Persen Responden Nilai Kualitas Infrastruktur di Lamongan Masih Belum Memadai

Senin, 27 Apr 2026 17:04 WIB

Senin, 27 Apr 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dua tahun belakangan ini Pemkab Lamongan mulai gencar mewujudkan pembangunan infrastruktur. Namun kualitas infrastruktur sebanyak…