KTT APEC Gagal, Begini Nasib Perang Dagang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Gegara kerusuhan di Chile, Presiden chili, Sebastian Pinera resmi membatalkan Konferensi Tingkat Tinggi Kerjasama Ekonomi Negara Asia Pasifik (KTT APEC). Penyelenggara KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) mengindikasikan mereka tidak memiliki rencana untuk mengadakan acara di tempat lain. Menurut pernyataan Departemen Perdagangan China, para negosiator akan melakukan diskusi via telepon pada Jumat (1/11/2019). "Ini adalah keputusan yang sangat sulit ... tetapi didasarkan pada prinsip akal sehat," kata Pinera dalam pidato media Rabu (30/10/2019). Keputusan Chile untuk membatalkan KTT memunculkan pertanyaan tentang kapan para pemimpin AS dan China akan bertemu untuk menandatangani kesepakatan perdagangan yang sangat dibutuhkan. Awal bulan ini, Trump mengatakan AS telah mencapai "kesepakatan Fase Satu yang sangat substansial" dengan China. Sedangkan Fase Dua akan mulai "segera" setelah fase pertama ditandatangani. AS juga membatalkan kenaikan tarif atas barang-barang China senilai US$250 miliar yang seharusnya mulai berlaku 15 Oktober lalu. Juru bicara Gedung Putih mengatakan kepada CNBC bahwa APEC tidak memiliki cadangan lokasi untuk pelaksanaan acara tersebut, tetapi AS dan China masih akan bekerja untuk menyelesaikan kesepakatan secara parsial. "Kami menantikan finalisasi Fase Satu dari perjanjian perdagangan bersejarah dengan China dan setelah kami siap kami akan memberitahu Anda," kata juru bicara itu. AS mengatakan pada hari Senin bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang pengecualian tarif tertentu senilai US$34 miliar atas impor dari China karena kedua negara tengah berupaya menuju perjanjian perdagangan.
Tag :

Berita Terbaru

Rusia Minta AS Jangan Peras Iran

Rusia Minta AS Jangan Peras Iran

Senin, 27 Apr 2026 19:40 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI : Utusan Rusia, Mikhail Ulyanov, meminta Amerika Serikat (AS) meninggalkan pemerasan dan ultimatum saat bernegosiasi dengan Iran. Ia meminta AS…

“Dari Rumah ke Sungai: Rantai Pencemaran Sampah Popok Dan Pembalut yang Terabaikan”

“Dari Rumah ke Sungai: Rantai Pencemaran Sampah Popok Dan Pembalut yang Terabaikan”

Senin, 27 Apr 2026 19:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:30 WIB

  SURABAYAPAGI.COM : Fenomena pencemaran lingkungan di Indonesia tidak lagi hanya didominasi oleh limbah industri atau plastik sekali pakai, tetapi juga oleh …

Polda Jatim Gelar Seminar Nasional, Dorong Aksi Nyata Hapus Kekerasan Seksual Berbasis Kuasa

Polda Jatim Gelar Seminar Nasional, Dorong Aksi Nyata Hapus Kekerasan Seksual Berbasis Kuasa

Senin, 27 Apr 2026 19:28 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar seminar nasional bertema “Membangun Kesadaran dan Aksi Nyata Menghapus Kekerasan Seksual Ber…

DPRD Lamongan Berikan Rekomendasi Konstruktif Terhadap LKPJ Bupati Lamongan 2025

DPRD Lamongan Berikan Rekomendasi Konstruktif Terhadap LKPJ Bupati Lamongan 2025

Senin, 27 Apr 2026 18:47 WIB

Senin, 27 Apr 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Fungsi legislasi, anggaran (budgeting) dan pengawasan terus dilakukan oleh DPRD, dalam mengawal berbagai pembangunan di Lamongan,…

Pemberangkatan Haji Surabaya Terus Berjalan, 7.593 Jemaah Sudah ke Tanah Suci

Pemberangkatan Haji Surabaya Terus Berjalan, 7.593 Jemaah Sudah ke Tanah Suci

Senin, 27 Apr 2026 17:55 WIB

Senin, 27 Apr 2026 17:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Penyelenggaraan pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya memasuki hari ke-7 dengan progres yang baik dan terkendali. Berdasarkan l…

Sebanyak 77,3 Persen Responden Nilai Kualitas Infrastruktur di Lamongan Masih Belum Memadai

Sebanyak 77,3 Persen Responden Nilai Kualitas Infrastruktur di Lamongan Masih Belum Memadai

Senin, 27 Apr 2026 17:04 WIB

Senin, 27 Apr 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dua tahun belakangan ini Pemkab Lamongan mulai gencar mewujudkan pembangunan infrastruktur. Namun kualitas infrastruktur sebanyak…