Bisnis Peralatan Sembahyang Tetap Eksis di Pasar Atom

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bagi Etnis Tionghoa yang tinggal di Surabaya biasanya akan pergi ke Pasar Atom untuk membeli segala keperluan alat sembahyang bagi umat Budha. Ada salah satu toko di Pasar Atom menjual alat alat sembahyang tersebut yang masih bertahan hingga kini. Sindu, pemilik toko Sumber Gaya Baru menceritakan awal mula dia berjualan di Pasar Atom ini adalah bisnis milik ayahnya. Ia berjualan sejak tahun 1980 lalu. "Dulu awalnya saya berjualan barang pecah belah seperti keperluan rumah tangga. Seiring berjalannya waktu, sekarang saya berjualan alat alat sembahyangan," katanya. Lebih lanjut ia menceritakan, kalau sekarang ini pembelinya lebih banyak mencari alat sembahyang seperti dupa. Dari penjualan tersebut rata rata ia mampu meraih omset sekitar 1 juta rupiah perhari. Namun pada moment seperti hari raya Imlek, Sindu mengaku omsetnya bisa lebih banyak. "Biasanya sih kurang lebih saya dapat sekitar sejutaan lah, tapi sekarang tidak menentu, seringnya kalau sekarang bisa kurang dari itu," imbuh Sindu. Berjualan barang pecah belah sejak tahun 80 an hingga kini menjadi penjual alat sembahyang dan masih bertahan sampai sekarang, pria 44 tahun ini mengaku bahwa ia memiliki pelanggan setia yang datang ke tokonya. "Yang datang ke toko saya sih kebanyakan para pelanggan lama yang sudah terbiasa kesini. Tapi juga ada beberapa pelanggan baru, itu karena harga saya tidak mahal," tukasnya. Sindu mengatakan bahwa ia tak mematok harga melebihi pasaran. Itu dilakukan agar bisnisnya tetap lancar dan bertahan.indra
Tag :

Berita Terbaru

Rusia Minta AS Jangan Peras Iran

Rusia Minta AS Jangan Peras Iran

Senin, 27 Apr 2026 19:40 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI : Utusan Rusia, Mikhail Ulyanov, meminta Amerika Serikat (AS) meninggalkan pemerasan dan ultimatum saat bernegosiasi dengan Iran. Ia meminta AS…

“Dari Rumah ke Sungai: Rantai Pencemaran Sampah Popok Dan Pembalut yang Terabaikan”

“Dari Rumah ke Sungai: Rantai Pencemaran Sampah Popok Dan Pembalut yang Terabaikan”

Senin, 27 Apr 2026 19:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:30 WIB

Oleh: TRISNA HADI SANJAYA, Praktisi Di Sumber Daya Air dan Mahasiswa Program Magister Universitas 17 AGUSTUS SURABAYA…

Polda Jatim Gelar Seminar Nasional, Dorong Aksi Nyata Hapus Kekerasan Seksual Berbasis Kuasa

Polda Jatim Gelar Seminar Nasional, Dorong Aksi Nyata Hapus Kekerasan Seksual Berbasis Kuasa

Senin, 27 Apr 2026 19:28 WIB

Senin, 27 Apr 2026 19:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar seminar nasional bertema “Membangun Kesadaran dan Aksi Nyata Menghapus Kekerasan Seksual Ber…

DPRD Lamongan Berikan Rekomendasi Konstruktif Terhadap LKPJ Bupati Lamongan 2025

DPRD Lamongan Berikan Rekomendasi Konstruktif Terhadap LKPJ Bupati Lamongan 2025

Senin, 27 Apr 2026 18:47 WIB

Senin, 27 Apr 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Fungsi legislasi, anggaran (budgeting) dan pengawasan terus dilakukan oleh DPRD, dalam mengawal berbagai pembangunan di Lamongan,…

Pemberangkatan Haji Surabaya Terus Berjalan, 7.593 Jemaah Sudah ke Tanah Suci

Pemberangkatan Haji Surabaya Terus Berjalan, 7.593 Jemaah Sudah ke Tanah Suci

Senin, 27 Apr 2026 17:55 WIB

Senin, 27 Apr 2026 17:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Penyelenggaraan pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya memasuki hari ke-7 dengan progres yang baik dan terkendali. Berdasarkan l…

Sebanyak 77,3 Persen Responden Nilai Kualitas Infrastruktur di Lamongan Masih Belum Memadai

Sebanyak 77,3 Persen Responden Nilai Kualitas Infrastruktur di Lamongan Masih Belum Memadai

Senin, 27 Apr 2026 17:04 WIB

Senin, 27 Apr 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dua tahun belakangan ini Pemkab Lamongan mulai gencar mewujudkan pembangunan infrastruktur. Namun kualitas infrastruktur sebanyak…