Dinas Perikanan Lamongan, Ingin Nelayan Negatif Corona

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kadis Perikanan dan Kelautan MS. Heru Widi saat memberikan sosialisasi akan bahaya covid-19 dan penangananya.

FOTO:SP/MUHAJIRIN
Kadis Perikanan dan Kelautan MS. Heru Widi saat memberikan sosialisasi akan bahaya covid-19 dan penangananya. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Dinas Perikanan dan Kelautan Lamongan terus berupaya memerangi virus covid-19 khususnya di lingkungan nelayan.

Setelah sebelumnya mengumpulkan pengurus HSNI dan ANI, kali ini pengurus Himpunan Nelayan Tradisional Indonesia (HNTI) juga dikumpulkan untuk diberikan sosialisasi memerangi corona. Acara yang digelar pada Rabu (6/5/2020) di Aula Bandeng Lele Diinas Perikanan dan Kelautan Lamongan tersebut, untuk membahas upaya percepatan penanganan covid-19 utamanya di kawasan Pantura Lamongan karena di wilayah ini ada 17 Desa yang mayoritas penduduknya adalah bekerja sebagai nelayan.

Kepala Dinas Perikanan dan Keluatan MS Heru Widi menyebutkan, upaya memerangi dengan melakukan sosialisasi ke nelayan ini, karena ancaman penyebaran covid-19 di Lamongan terus berkembang. Bahkan masyarakat yang masuk dalam kategori Orang Dalam Resiko (ODR), Orang Tanpa Gangguan (OTG), Orang Dalam Pantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan yang terkonfirmasi positif covid-19 terus bertambah dan hal yang demikian cukup menghawatirkan.

" Kita memberi arahan tentang bagaimana cara penanganan melawan amuk corona bisa berjalan dg efektif dan efesien, tapi juga sekaligus meminta masukan dari pengurus HNTI," kata Heru panggilan akrab Kadis Perikanan dan Kelautan Lamongan.

Lebih lanjut dalam menutup acara tersebut Heru berpesan agar semua punya kesadaran dan terpanggil, terutama pelaku ekonomi perikanan, tengkulak ,supliyer, eksportir, serta masyarakat nelayan itu sendiri, secara bersama - sama untuk terus menyuarakan dan bertindak nyata melawan amuk Corona.

"Tidak ada satupun yang tidak bisa diatasi kalau kita bersatu padu baik pemerintah, ulama, guru, stake holders nelayan, LSM, dan tentu masyarakat nelayan, wartawan dan masyarakat itu sendiri," imbuh Heru menegaskan.

Ketua HNTI Moh Zamharil meminta sosialisasi yang demikian ini terus dilakukan, agar masyarakat nelayan semakin paham apa yang harus dilakukan dimasa pandemi ini, dan apa yang tidak boleh dilakukan.

"Penanganan melawan amuk Corona akan semakin mendapatkan dukungan dari semua elemen masyarakat, karena masyarakat merindukan kehidupan sosial ekonomi, sosial keagamaan, sosial keamanan menjadi normal kembali," pintanya.jir

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…