Langgar PSBB di Surabaya Tujuh Elf Terpaksa Putar Balik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Surabaya, SURABAYAPAGI.com -Dalam meningkatnya pelanggaran terhadap aturan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) sehingga pemerintah Jawa Tinur mengambil sikap untuk melanjutkan PSBB tahap dua dan mengambil sikap tegas atas pelanggaran-pelanggaran yang di lakukan sejumlah masyarakat.

Dalam tahapan awal PSBB masyarakat tak merasakan takut sedikitpun. Buktinya, sosialisasi serta himbauan hingga penindakan hampir tak di gubris oleh puluhan orang yang terjaring dalam Razia Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, di Pos Palembung kawasan Kedung Cowek Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/5/2020).

Sebanyak tuhug Elf di amankan beserta supirnya dan penumpangnya. Mereka meryoakan pemudik asal luar Madura dengan tujuan Bangkalan, Sumenep dan Sampang. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum, beserta jajaran terus melakukan upaya pencegahan sekaligus penindakan apa yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah Kota dan pimpinan.

"Selama masa pandemi ini tidak diizinkan masyarakat untuk mudik dan berpergihan antar kota sampai pandemi ini dinyatakan berkahir" ujarnya saat dijumpai Pos Palembung kawasan Kedung Cowek Surabaya, Jawa Timur.

"Seperti yang kita lihat masih ada masyarakat yang tingkat kesadarannya rendah terhadap bahaya virus ini, maka kita tetap berikan edukasi dan imbauan serta penindakan tentunya," lanjut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Karena mendapatkan sejumlah pelanggar aturan yang telah di tetapkan Pemerintah, sebanya tujuh Elf tersebut terpaksa di tilang. Polisi menindak dan menerapkan pasal 308 huruf a Jo Pasal 173 ayat (1) huruf a  tentang Tampa Izin dalam Trayek.

"kami tadi minta surat pengantar dari keluarahan tidak ada, kami cek surat keterangan sehat dari puskesmas juga tidak ada" ujar Ganis.

Salah satu penumpang, Siti Juhairiyah beliau mengaku kecewa karna tidak bisa mudik ke kampung halaman lantaran mobil elf yang ditumpanginya terjaring razia.

"Ya kecewa lah. Tinggal dikit lagi saja sudah sampai. Saya dari Probolinggo berangkat pagi antara jam 5 jam 6 an, sampai sini disuruh balik. Ya gimana lagi," ujarnya sambil mata yang berkaca-kaca.

Setelah melakukan proses penilangan, para sopir beserta para penumpang dipaksa polisi untuk putar balik ke kota asal seperti Malang dan Probolinggo.

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…