WHO Akan Gelar Penyelidikan Mandiri Corona

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus. SP/ AFP
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus. SP/ AFP

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, berjanji akan melakukan penyelidikan mandiri terkait tanggapan lembaga tersebut dalam menangani virus corona jika kondisinya dinilai sudah tepat.

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi resolusi yang diajukan sejumlah negara Afrika, Eropa dan lainnya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan pandemi virus corona.

Associated Press, Selasa (19/5)."Supaya benar-benar menyeluruh, maka evaluasi seperti itu harus didukung oleh seluruh pihak dengan niat baik. Jadi saya akan melakukan evaluasi mandiri dalam waktu yang tepat untuk menilai pengalaman dan pelajaran yang bisa diambil, dan membuat usulan untuk memperbaiki kesiapan menghadapi situasi wabah secara nasional dan pandemi secara global," ujar Tedros.

Tedros menyatakan Komisi Pemantau dan Penasihat Independen WHO sudah menerbitkan laporan soal penanganan pandemi virus corona setebal 11 halaman. Di dalamnya berisi rekomendasi terhadap sekretariat dan para negara anggota.Sementara itu, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, mengajak seluruh negara di dunia untuk bersatu menghadapi pandemi virus corona.

Dalam jumpa pers di Gedung Putih, Washington D.C., Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mencibir kebijakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam menghadapi pandemi virus corona, dan menuduh lembaga itu hanya menjadi boneka China.Lihat juga:China Dukung Usul Penyelidikan Corona Usai Pandemi.

Dalam jumpa pers di Gedung Putih, Washington D.C., Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mencibir kebijakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam menghadapi pandemi virus corona, dan menuduh lembaga itu hanya menjadi boneka China.

Trump juga menolak berpidato di depan forum Majelis Kesehatan Dunia (WHA) secara telekonferensi pada Senin (18/5) kemarin.

"Nanti saya akan memberikan pernyataan kepada mereka (WHO). Saya pikir pekerjaan mereka sangat payah dalam beberapa waktu," kata Trump dalam jumpa pers.

"AS menyumbang US$450 juta per tahun kepada mereka. China menyumbang US$38 juta setiap tahun. Dan mereka adalah boneka China. Mereka China-sentris. Mereka memberi kami saran yang sangat buruk. Mereka selalu salah dan malah berada di samping China," kata Trump.

Trump juga kembali menyatakan China harus bertanggung jawab atas pandemi virus corona.

"China harus bertanggung jawab atas perbuatan mereka. Mereka sangat menyakiti dunia, dan menyakiti diri mereka sendiri, tetapi mereka sangat menyakiti dunia. Ya mereka harus bertanggung jawab," ujar Trump.

Trump mengklaim pemerintahannya mempunyai bukti bahwa virus corona adalah hasil rekayasa di laboratorium Institut Virologi Wuhan, China. Namun, China berkali-kali membantah dugaan tersebut.Menurut penelitian ilmiah, virus tersebut menular dari hewan kepada manusia. (cnn/hc/cr-02/dsy)

Tag :

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…