China Dukung Penyelidikan WHO, Janjikan Rp 29 T Untuk Perangi Corona

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Presiden China, Xi Jinping. SP/ DECOM
Presiden China, Xi Jinping. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beijing - Presiden China, Xi Jinping, menyatakan dukungan untuk pengkajian komprehensif terhadap respons global atas pandemi virus Corona (COVID-19) yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Presiden Xi juga menjanjikan dukungan finansial US$ 2 miliar (Rp 29,6 triliun) untuk penanganan virus Corona.

Seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (19/5/2020), Presiden Xi menyampaikan komentar itu saat berpidato secara virtual dalam Sidang Kesehatan Dunia (WHA) pada awal pekan ini.

Komentar itu disampaikan saat resolusi yang didorong oleh Uni Eropa dan Australia menyerukan pengkajian soal asal dan penyebaran virus Corona, mendapat dukungan internasional. Sejauh ini, pandemi Corona telah menewaskan lebih dari 318 ribu orang secara global.

Xi Jinping juga menyatakan, dia mendukung adanya rencana untuk menyelidiki respons global terhadap virus corona yang mewabah sejak akhir Desember 2019.

Namun, presiden berusia 66 tahun itu menegaskan dia ingin agar investigasi itu baru dilakukan setelah virus bisa dikendalikan.

"China mendukung evaluasi komprehensif respons global terhadap wabah setelah mampu tertangani, untuk mengumpulkan pengalaman dan memperbaiki kekurangan," jelasnya.

Dalam pidatonya, Presiden Xi kembali menegaskan pembelaan yang disampaikan China ketika wabah virus Corona muncul di negara itu. Ditegaskan Presiden Xi bahwa China terbuka dan transparan dan telah bertindak cepat untuk membagikan informasi soal virus Corona.

Tidak hanya itu, Presiden Xi juga menjanjikan US$ 2 miliar sebagai dukungan finansial selama dua tahun ke depan, untuk membantu penanganan pandemi Corona, khususnya untuk membantu negara berkembang.

Presiden Xi Jinping dalam pertemuan virtual itu juga menyatakan, dia akan membuat vaksin Covid-19 sebagai "barang yang bisa dinikmati dunia" begitu ditemukan.

Sejauh ini, Negeri "Panda" dilaporkan sudah mempunyai lima kandidat vaksin virus corona yang saat ini berada dalam fase uji coba klinis. "Setelah dilakukan penelitian dan pengembangan, vaksin ini akan siap digunakan dan segera dinikmati oleh dunia," papar Xi.

Dia menerangkan, langkah itu akan menjadi bukti bahwa mereka berkontribusi dalam memberikan akses pengobatan atas virus bernama resmi SARS-Cov-2 itu. Dalam keterangan pakar, dibutuhkan waktu 12 hingga 18 bulan, bahkan bisa saja lebih lama, untuk menciptakan vaksin yang efektif.

Lebih lanjut, Beijing juga akan berkoordinasi dengan PBB untuk menciptakan jaringan kemanusiaan global, di mana mereka bisa menyalurkan bantuan ke seluruh dunia. (dc/kmp/cr-02/dsy)


Tag :

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…