Sasar Pelajar, Ratusan Ribu Pil Koplo Dilabeli Vitamin B1 di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasatreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Yasin bersama Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Faisol Amir, membeberkan ratusan ribu pil koplo yang berhasil dibekuk dari 4 pelaku jaringan narkoba asal Wonokromo.

Foto: SP/Septyan Ardiyanto
Kasatreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Yasin bersama Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Faisol Amir, membeberkan ratusan ribu pil koplo yang berhasil dibekuk dari 4 pelaku jaringan narkoba asal Wonokromo. Foto: SP/Septyan Ardiyanto

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Di tengah pandemi Covid-19 ini, anggota Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil mencegah peredaran ratusan ribu obat-obatan terlarang jenis pil double L. Tak tanggung-tanggung, pil koplo ini dikemas dengan seolah-olah sebagai vitamin, imunitas ditengah masa Covid-19 yang sedang merebak ini.

Kini, pengedar ribuan pil koplo berlabel vitamin telah diamankan dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Ari Asmoro (34) warga Jalan Wonokromo Baru dan Mohammad Fahrurosi (19) warga Jalan Wonokromo VI. Serta Arif Setiawan (41) dan Yoga Yunir (35), keduanya warga Bendul Merisi Jaya Surabaya.

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Faisol Amir mengatakan, untuk mengelabuhi petugas para pengedar mencetak stiker yang digunakan untuk label vitamin B1 di pembungkus pil haram tersebut. Selain itu, para pengedar ini juga memanfaatkan kondisi petugas kepolisian yang sedang fokus penjagaan PSBB di Surabaya.

“Untuk mengelabui petugas, mereka bahkan melabeli barang haram tersebut sebagai vitamin B1. Seolah-olah ini untuk vitamin sebagai imun Corona. Mereka membuat stiker sendiri untuk ditempel pada plastik berisi pil dobel L,” ujar Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Faisol Amir, Senin (8/6/2020).

Sementara itu, Kasatreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Yasin mengungkapkan, pelaku yang ditangkap merupakan jaringan Wonokromo. Awalnya, polisi mengamankan Arif dan Yoga di kamar kosnya di Jalan Bendul Merisi. Saat digeledah, petugas menemukan 960 butir pil dobel L.

Mereka mengaku mendapatkan barang haram itu dari bandar besar inisial AM (DPO). Mereka biasa menjual paket besar berisi 1.000 butir atau paket hemat 10 butir seharga Rp 25 ribu.

“Saya dijanjikan akan diberi upah 1.000 butir oleh AM dan sudah melakukannya selama dua bulan ini,” terang Arif saat diinterogasi petugas.

Sementara Ari dan Mohammad di tangkap di kamar kosnya di Wonokromo. Dari tangan keduanya, diamankan 153.860 butir pil dobel L.

Menurut Ari, dirinya mendapatkan pil tersebut dari AG (DPO) seharga Rp 600 ribu per 1.000 butir. Ia menjualnya sebagai paket hemat seharga Rp 20-25 ribu per 10 butir.

Faisol Amir kembali menambahkan, para tersangka ini mengedarkan barang haram tersebut kepada teman-temannya serta kalangan pelajar. Kasus ini masih dalam pengembangan petugas.

“Saat ini kami masih mendalami kasus ini. Sebab dengan harga yang terjangkau, sasaran peredaran narkoba jenis pil double L ini adalah kalangan pelajar dan mahasiswa, Karena itu kami juga menghimbau agar para orang tua juga mengawasi pergaulan anak-anaknya. Jangan sampai terjerumus menjadi budak narkoba,” ungkap Kompol Faisol Amir. tyn

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…