DPRD Tuban Selenggarakan Dengar Pendapat Menyoal BPNT

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hearing DPRD Tuban dengan Dinsos P3A, TKSK, Pendamping PKH, Agen dan Suplier BPNT.SP/her
Hearing DPRD Tuban dengan Dinsos P3A, TKSK, Pendamping PKH, Agen dan Suplier BPNT.SP/her

i

SURABAYAPAGI.COM, Tuban- DPRD Tuban menggelar dengar pendapat (Hearing) bersama pelaksana program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diruang paripurna setempat. Selasa, (9/6/2020).

Hearing tersebut membahas kualitas komoditas sembako yang dari data terakhir, diberikan sepaket kepada 81 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se Kabupaten Tuban, dengan terdiri dari beras, daging ayam, telur, tahu dan tempe.

Dipimpin langsung oleh Pimpinan DPRD, H. Miyadi dan Ilmi Zada selaku Ketua plus Wakil ketua DPRD Tuban, beserta ketua Komisi IV Tri Astutik, tiap elemen perwakilan pelaksana BPNT yakni Dinas sosial pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (Dinsos P3A) Tuban, pendamping PKH, Tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK), Agen, Cabang BNI Tuban, Kepala Desa dan Suplier bergantian memaparkan informasi dan penjelasan masing- masing.

Sepantauan surabayapagi.com dilokasi, ada beberapa catatan penting yang telah dihimpun terkait Hearing tersebut, diantaranya:

1. Adanya beberapa persoalan oknum pendamping PKH "nakal" yang disampaikan.

Rentetan persoalan itu disampaikan oleh Kordinator Daerah (Korda) BPNT yang secara garis besar berkutat pada adanya dugaan pengambilan hak KPM oleh oknum pendamping PKH nakal.

Baik berupa pungutan uang atau menggesek kartu BPNT -istilah yang dipakai untuk pengambilan BPNT- tanpa sepengetahuan KPM atau KPM yang dimaksud telah mengundurkan diri dan meninggal dunia.

"Tahun 2018 sempat ada praktik pengumpulan kartu KKS KPM oleh oknum pendamping dan tenaga sosial sehingga harga beras, telur sangat tinggi" terangnya.

Ningsih juga menimpali, jika rata- rata persoalan muncul diwaktu lampau, karena menurutnya kini, oknum pendamping nakal tersebut telah diganti dan belum lagi ada persoalan yang sama

2. Sorotan atas kualitas komoditi sembako BPNT

Sejak beberapa waktu yang lalu, sorotan terkait kualitas komoditi sembako BPNT memang terdengar lebih nyaring. Tudingan itu muncul dari banyak pihak yang merasa paket BPNT untuk KPM kurang layak atau belum memenuhi standar.

Meskipun saat distribusi komiditi sembako BPNT utamanya beras, yang dilakukan secara bertahap di 20 kecamatan kemarin, dapat dibuktikan dengan hampir 90% komoditi tersebut dinyatakan layak. Sedangkan 10% sisanya, telah dikembalikan ke suplier untuk ditukar dengan yang lebih baik.

3. Munculnya opsi baru penggunaan Badan Usaha Milik Desa dalam alur BPNT

Opsi tersebut dilontarkan oleh Arief Rahman Hakim, kepala Desa Socorejo, Kecamatan Jenu. Dimana, dalam pemenuhan komoditi sembako, dapat memanfaatkan Bumdes untuk membantu pemenuhan kebutuhan komoditi BPNT ke Agen.

Komoditi tersebut, bisa diambil oleh Bumdes dari warga lokal sehingga dapat diberdayakan.

"bisa menggunakan Bumdes agar juga dapat memberdayakan warga lokal," terang arif.

Sebelum berakhir, Hearing tersebut menghasilkan rekomendasi yang dibacakan oleh Ketua DPRD Tuban, H. Miyadi bagi Dinsos P3A Kabupaten Tuban agar melalukan evaluasi mengenai BPNT. Sehingga tidak terjadi polemik dan warga tidak dirugikan karena kualitas komoditi BPNT dalam kondisi layak.

"Dinsos harus terus melalukan evaluasi" tegasnya.her

Berita Terbaru

Gugatan NO, Kuasa Hukum Edy Susanto: Kami Akan Tempuh Banding

Gugatan NO, Kuasa Hukum Edy Susanto: Kami Akan Tempuh Banding

Minggu, 27 Sep 2026 21:48 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 21:48 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kuasa hukum Edy Susanto Santoso mengatakan akan menempuh upaya hukum banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Madiun dalam per…

Kumpulkan 200 Pesantren, Perkom Sunan Drajat Ajak Pesantren Mandiri Secara Ekonomi

Kumpulkan 200 Pesantren, Perkom Sunan Drajat Ajak Pesantren Mandiri Secara Ekonomi

Minggu, 27 Sep 2026 19:30 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pesantren tak cukup hanya kuat dalam dakwah dan pendidikan. Kemandirian ekonomi juga dinilai menjadi fondasi penting agar p…

Pesta Gol di Surajaya, Bungkam PSBS Biak 6-0, Yudo Sumbangkan 2 Gol

Pesta Gol di Surajaya, Bungkam PSBS Biak 6-0, Yudo Sumbangkan 2 Gol

Minggu, 27 Sep 2026 19:25 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil menggila dan sukses mengamankan kemenangan telak 6-0 atas PSBS Biak, dalam pertandingan lanjutan P…

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surahaya — Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, sekaligus mengincar pencatatan Rekor MURI, Kodim 0830 Surabaya yang bekerjasama dengan F…

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI, com. Surabaya - Persoalan seragam batik sekolah dikeluhan wali murid menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D DPRD Surabaya  Ajeng …

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…