UNAIR Klaim Temukan Penawar Covid–19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rektor Universitas Airlangga Surabaya Prof. Dr. Mohammad Nasih (Kanan) yang turut didampingi oleh Sekertaris Drs. Koko Srimulyo (Kiri) saat melaunching 5 obat kombinasi Covid -19.SP/PATRICK
Rektor Universitas Airlangga Surabaya Prof. Dr. Mohammad Nasih (Kanan) yang turut didampingi oleh Sekertaris Drs. Koko Srimulyo (Kiri) saat melaunching 5 obat kombinasi Covid -19.SP/PATRICK

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Universitas Airlangga telah melakukan riset dan penelitian, tim peneliti Universitas Airlangga Surabaya menemukan perkembangan dalam upaya mempercepat pencegahan Covid-19. Temuan itu berupa lima kombinasi regimen obat yang berasal dari obat-obat yang sudah beredar di pasaran yang berpotensi menjadi obat bagi pasien Covid-19.

Universitas Airlangga Surabaya bersama mitranya telah memproduksi ratusan ribu obat Covid - 19, hal ini menjadi kabar baik. Sebabnya kombinasi obat tersebut dinilai mampu menghentikan infeksi Covid - 19.

Rektor Universitas Airlangga Surabaya, Prof. Dr. Mohammad Nasih yang turut di dampingi oleh Sektetaris Universitas Airlangga Surabaya, Drs. Koko Srimulyo, M.Si menyampaikan bila menemukan 5 kombinasi obat.

Kombinasi pertama ialah Lopinavir, Ritonavir, dan Azitromisin.

Kombinasi kedua yaitu, Lopinavir, Ritonavir, dan Doksisiklin.

Sementara kombinasi ketiga ialah, Lopinavir, Ritonavir, dan Klaritromisin.

Lalu kombinasi keempat yaitu, Hidroksiklorokuin dan Azitromisin, serta kombinasi kelima adalah Hidroksiklorokuin dan Doksisiklin.

Prof Mohammad Nasih kemudian menjelaskan bila saat ini tengah memproduksi ratusan ribu dan akan di distribusikan kepada gugus tugas percepatan penanganan Covid - 19 dan obat kombinasi tersebut menjadi pertimbangan karena dapat membunuh virus.

"Mempunyai potensi dan efektifitas cukup bagus terhadap daya bunuh virus, dosis masing-masing obat dalam kombinasi tersebut 1/5-1/3 lebih kecil dibandingkan dengan dosis tunggalnya, sehingga mengurangi efek toksik dari obat tersebut bila diberikan sebagai obat tunggal" jelasnya kepada awak media.

Disisi lain, kombinasi obat tersebut belum dapat beredar dipasaran. Sebabnya obat yang berada dipasaran sudah memiliki serangkaian uji klinis dan ijin edar oleh BPOM.

"Dimasa pandemi ini dibutuhkan obat yang sudah teruji dan sudah tersedia dalam waktu cepat karena bersifat emergency dan urgency" ungkap Prof Mohammad Nasih.

Selain regimen kombinasi obat yang ditemukan, Prof Mohammad Nasih juga menuturkan bila sejumlah peneliti Universitas Airlangga Surabaya menemukan potensi dalam penelitian stem cell dengan menemukan dua formula yaitu Haematopotic Stem Cells (HSCs) dan Natural Killer (NK) cells.

"Dengan demikian keduanya memiliki potensi dan efektifitas yang cukup bagus sebagai pencegahan maupun pengobatan virus SARS CoV 2. Menurutnya, kedua pengobatan alternatif itu bisa menjadi rekomendasi bagi para dokter, industri obat dan masyarakat dalam menangani Covid-19 secara cepat" pungkasnya.Byt

Berita Terbaru

Terima Dinamika Muktamar Dengan Legawa, Gus Yusuf Ajak Pendukung Jaga Keutuhan NU

Terima Dinamika Muktamar Dengan Legawa, Gus Yusuf Ajak Pendukung Jaga Keutuhan NU

Minggu, 30 Agu 2026 22:40 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 22:40 WIB

SurabayaPagi, Jombang — KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf menyatakan menerima dengan legawa seluruh proses dan dinamika yang terjadi dalam Muktamar K…

Jatim Juara Umum BHS Cup 2026, Bambang Haryo Kembali Soroti Pentingnya Popnas

Jatim Juara Umum BHS Cup 2026, Bambang Haryo Kembali Soroti Pentingnya Popnas

Minggu, 30 Agu 2026 21:17 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 21:17 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Umum Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Timur Bambang Haryo Sukartono mendorong Kementerian Pendidikan D…

Ketika Musim Panen Ikut Memanen Asap

Ketika Musim Panen Ikut Memanen Asap

Minggu, 30 Agu 2026 20:51 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 20:51 WIB

‎SETIAP musim panen tiba, kepulan asap dari persawahan seolah menjadi pemandangan biasa. Jerami sisa panen padi dibakar begitu saja. Begitu pula batang jagung m…

Pengasuh Pesantren Soroti Pemberlakuan Kembali Iddah Politik di Muktamar NU

Pengasuh Pesantren Soroti Pemberlakuan Kembali Iddah Politik di Muktamar NU

Minggu, 30 Agu 2026 18:57 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Jombang— Pengasuh Pondok Pesantren Ma’hadul I’lmi Asy-Syar’ie Rembang, KH Imam Baihaqi, M.H., menyayangkan keputusan pimpinan sidang Muktamar ke-3…

POP Spageti Hadirkan Dua Varian Baru Terinspirasi Rasa Pizza dan Fried Chicken

POP Spageti Hadirkan Dua Varian Baru Terinspirasi Rasa Pizza dan Fried Chicken

Minggu, 30 Agu 2026 18:21 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 18:21 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Perubahan tren konsumsi makanan di kalangan generasi muda mendorong produsen makanan instan mengembangkan kombinasi rasa yang lebih b…

PLN Jaga Keandalan Listrik pada Pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Jombang

PLN Jaga Keandalan Listrik pada Pembukaan Muktamar Ke-35 NU di Jombang

Minggu, 30 Agu 2026 18:18 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 18:18 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Menyambut Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memastikan pasokan listrik tetap a…